Investasi

Untuk Pertumbuhan Ekonomi, Kalangan Industri Berharap Dapat Subsidi

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Kalangan industru berharap pemerintah memberikan subsidi untuk industri agar produksinya meningkat dan meningkat pula pembayaran pajak pada negara. Sehingga juga akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“DPR ingin RUU Migas segera selesai sekaligus menyiapkan energi baru terbarukan (EBT). Karena belum selesai, maka Presiden terbitkan Perpres yang akan mulai berlaku pada 1 April 2020 ini,” tegas anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Hal itu disampaikan politisi Golkar itu dalam forum legislasi “UU Migas dan Kepastian Investasi” bersama anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Golkar Ridwan Hisyam, Direktur Utama PGN Gigih Prakoso Spewarto, Kepala BPH Migas Yugi Paryugio, dan Executive Director IPA Marjolijn Wayong.

Untuk itu lanjut Ridwan Hisjam, menyadari beban negara cukup berat, subsidi energi saja Rp 124,9 triliun, sehingga sudah saatnya mengembangkan EBT.

“Komisi VII sudah mendesak Menteri ESDM untuk meningkatkan kinerja agar bauran energi nasional sebagaimana diatur PP No 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional di mana pada tahun 2025 peran EBT paling sedikit 23% dapat tercapai,” katanya.

Selain itu, Komisi VII juga mendorong Menteri ESDM mengalihkan ekspor gas ke Singapura untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri pada tahun 2023. “Pengalihan kontrak ekspor gas ke Singapura pada 2023 akan menggairahkan sektor industri di Indonesia,” tambahnya.

Pengalihan itu kata mantan anggota Komisi VI DPR RI Satya Yudha, selain akan mendorong geliat industri Tanah Air, tertutupnya kran ekspor itu bisa sebagai salah satu implementasi pemerintah untuk mewujudkan harga gas pada level US$6 mmbtu.

“Pengalihan ke domestik diharapkan bisa membantu industri dan ada multipler effect untuk perekonomian nasional, sehingga pajak untuk negara juga akan meningkat,” ungkapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top