Infrastruktur

Urai Kemacetan, Tol Semarang-Demak Seksi II Resmi Beroperasi 18 November 2022

urai kemacetan
Ilustrasi jalan tol/Foto: Humas PUPR

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COMProyek Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II rencananya dibuka fungsional pada 18 November 2022. Pembukaan fungsional ruas tol tersebut sangat penting untuk membantu mengurai kemacetan di Jalan Pantai Utara (Pantura), yang saat ini sedang dilakukan penggantian Jembatan Callendar Hamilton (CH) Wonokerto. “Konstruksi sudah bagus, bisa dimaksimalkan untuk kendaraan-kendaraan besar seperti bus dan truk. Supaya jangan terlalu macet jalan nasional Pantura sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Jakarta, Senin, (14/9/2022).

Menteri PUPR juga menginstruksikan pengerjaan Jembatan CH Wonokerto sepanjang 60 meter dipercepat. “Saya minta dipercepat pekerjaannya dengan manajemen yang lebih baik. Karena lokasi jembatan ini di Pantura yang macet, kalau tidak terencana dengan baik akan lambat,” ujarnya.

Tol Semarang – Demak memiliki panjang 26,95 km yang dibangun dalam 2 seksi melalui skema Kerja Sama Badan Usaha dengan Pemerintah (KPBU). Seksi 1 untuk ruas Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 km dibangun dengan APBN Rp10 triliun. Sementara Seksi 2 untuk ruas Sayung-Demak sepanjang 16,31 km porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak.

Pada seksi 1 saat ini sedang dilakukan trial embankment sepanjang 400 meter dengan progres 48,89 persen dan diharapkan selesai pada Januari 2023. Untuk Seksi 2 dilaksanakan PT PP-PT WIKA Konsorsium Maratama-Studi Teknik (KSO) dengan investasi Rp5,44 triliun. Diharapkan dengan pembangunan jalan tol yang terintegrasi tanggul laut ini, permasalahan banjir rob di Semarang Timur khususnya Kaligawe – Sayung teratasi pada akhir 2023.

Sebelumnya, Humas PT Pembangunan Perumahan (PT PP) Robby Sumarna mengaku jalan Tol Semarang-Demak Seksi II ruas Sayung-Demak mulai dibuka untuk tahap uji coba sejak Sabtu (12/11/2022) guna mengurai kemacetan lalu lintas di jalur Pantura Jawa Tengah. “Tol Semarang-Demak Seksi II sudah mulai dibuka secara terjadwal pada Sabtu (12/11/2022) yakni pagi pukul 06.00-10.00 WIB jalur dibuka dari arah Demak menuju Semarang melalui exit Tol Kadilangu, sedangkan pada sore hari mulai pukul 15.00-18.00 WIB dibuka dari arah Semarang ke Demak via exit Tol Sayung,” ungkapnya.

Menurut dia, uji coba pembukaan Jalan Tol Semarang-Demak tersebut akan berlangsung hingga 2 Desember 2022. Bahwa  uji coba Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II tidak terlepas dari arahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. “Ini permintaan Bapak Gubernur dan Pak Menteri PUPR,” ujarnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terus melakukan komunikasi intens terkait dengan solusi penguraian kemacetan di jalur pantura, akibat pembangunan Jembatan Wonokerto. “Ini harapan yang ditunggu-tunggu sebenarnya dari masyarakat di Sayung dan sekitarnya. Jalan Tol Semarang-Demak diharapkan menjadi jalur untuk mengurai kemacetan, insya Allah akan bermanfaat,” katanya.

Pada saat pengecekan pada pekan lalu, Ganjar menyebut ruas tol sepanjang 16,31 kilometer itu menyisakan pengerjaan detail seperti rambu dan ornamen pada pintu keluar jalan tol. Proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak memiliki dua seksi pekerjaan yakni Seksi I ruas Kaligawe-Sayung dengan panjang 10,39 kilometer dan Seksi II ruas Sayung-Demak memiliki panjang 16,31 kilometer. ***

Penulis  : Iwan Damiri
Editor    : Eko

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top