Nasional

Timwas Haji DPR: Pemerintah Harus Perhatikan Kandungan Gizi Makanan Jemaah Haji

Timwas Haji DPR: Pemerintah Harus Perhatikan Kandungan Gizi Makanan Jemaah Haji
Anggota Timwas Haji DPR Andi Yuliani Paris/Foto DPR RI

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR memberikan catatan terkait dengan kandungan gizi dari makanan yang disediakan pihak katering untuk para jamaah haji. Hal ini terungkap saat Timwas DPR RI melakukan kunjungan ke salah satu perusahaan penyedia katering yakni Nooha for Catering Services Company Al Hijrah di Distric Syuran, Sy.Qubaa, Madinah, Senin (10/6/2024).

Anggota Timwas Haji DPR Andi Yuliani Paris menyampaikan kondisi makanan yang disediakan untuk jamaah haji kurang berimbang dari segi gizi karena kandungan karbohidrat yang berlebih. Menurutnya perlu perhitungan yang matang agar kebutuhan kalori, lemak, protein serta vitamin dan mineral dapat terpenuhi dengan baik. Oleh karena itu, anggota Komisi VII ini meminta penambahan protein hewani dalam makanan untuk jemaah haji agar meningkatkan ketahanan fisik mereka saat menjalankan ibadah.

“Kenapa dua protein Hewani itu penting atau lemak dari hewan itu penting karena dia lebih bisa menahan lapar lebih cepat lama diolah di dalam proses metabolisme tubuh. Jadi ke depannya semoga protein Hewani ya atau lemak nya juga bisa ditambah sehingga itu akan meningkatkan kualitas gizi para jemaah2 kita yang secara fisik dan harus lebih kuat yang berada di kondisi alam yang berbeda dengan di Indonesia,” ujarnya.

Legislator Fraksi PAN ini menambahkan selain protein, vitamin dan mineral juga perlu diperhatikan dengan menambahkan asupan jus selain air mineral yang diterima oleh jemaah haji.

Senada dengan Andi, Anggota Timwas Haji DPR lainnya, Luluk Nur Hamidah, juga menyoroti berlimpahnya karbohidrat pada makanan jemaah haji. Menurut Luluk perlu pengukuran asupan gizi yang sesuai, agar produktivitas jemaah dalam beribadah menjadi optimal. “Padahal karbohidrat ini memang sebagai penyumbang tenaga tetapi kalau kemarin kebanyakan nanti malah bikin ngantuk gitu saya nggak ini juga nggak mendukung produktivitas bagi jamaah kita kalau menurut saya ini tetap harus seimbang syukur kalau kemudian dibanyakin ya katanya dengan sayur kemudian protein kemudian buah-buahan ketimbang diperbesar komposisi karbohidratnya daripada proteinnya,” tambahnya.

BUMN

Luluk juga menyoroti peluang pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengambil peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan haji, salah satunya lewat penyediaan bahan makanan untuk jemaah haji.

Menurut Luluk, selain mendapatkan benefit, langkah ini tentunya juga membuka peluang BUMN untuk menjajaki bisnis terkait dengan pelaksanaan haji. Menurut Luluk, besarnya jumlah jemaah haji Indonesia yang mencapai ratusan ribu setiap tahunnya menjadi hal yang positif untuk terus digali terkait dengan kebutuhannya.“Kita juga akan meminta kepada BUMN pangan kita seperti ID FOOD atau RNI untuk melihat kemungkinan sekaligus juga peluang bagi perbaikan tahun-tahun yang akan datang khususnya yang kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan pangan bagi para jamaah haji kita,” kata Luluk.

Luluk menambahkan pemerintah harus jeli melalukan review perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi, agar upaya Indonesia untuk masuk ke dalam sistem penyedia penyelenggaran haji dapat berjalan maksimal. Legislator fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini mengaku siap dari sisi DPR selaku pemangku kebijakan dari sisi pengawasan, untuk menyelesaikan jika nanti muncul kendala di lapangan.

“Saya kira pemerintah ini sudah punya ya kontak kontak bisnis yang ada di sini, dan bisa dilakukan G to G atau B to B itu gitu. Kalau B to B makanya juga peluang bagi BUMN namanya kita mau liat regulasi seperti apa tadi sempat ada isu kaitannya dengan perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi. Sehingga BUMN kita juga bisa berkontribusi secara maksimal dan mengambil peran strategis karena ini menyangkut apa ya cuma kita yang jumlahnya ratusan ribu kan sayang kalau kemudian ini justru terus menerus uang keuntungan itu mengalir ke tetangga kita,” pungkasnya.***

Penulis   : M Arpas

Editor     : Kamsari

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top