Industri & Perdagangan

Tiga Starup Fintech Diakuisisi Go-Jek

JAKARTA-Tiga starup fintech lokal, yakni Kartuku, Midtrans dan Mapan telah menarik perhatian Go-Jek. Sehingga Go-Jek melakukan akuisisi terhadap ketiganya. Langkah itu diprediksi guna menjadikan fitur pembayaran Go-Pay sebagai salah satu platform pembayaran digital semakin nyata. “Akuisisi ini akan mengakselerasi penetrasi dan jangkauan Go-Pay ke ranah pembayaran offline melalui Kartuku, ranah pembayaran online melalui Midtrans, serta meningkatkan inklusi finansial bagi masyarakat unbanked melalui Mapan,” ujar Presiden Grup Gojek Andre Soelistyo melalui sebuah siaran pers Jumat, (15/12/2017).

Menurut Andre, ke depan fitur Go-Pay tidak hanya bisa digunakan untuk membayar jasa pada layanan Go-jek. Namun juga untuk platform lain, seperti pengusaha UMKM dan marketplace. “Kolaborasi antara perusahaan fintech nasional di dalam Go-Jek Group ini akan mendorong percepatan inklusi finansial untuk jutaan orang Indonesia serta meningkatkan produktivitas ekonomi di seluruh penjuru negeri,” ujarnya

Namun sayang Andre enggan mengungkap berapa dana yang dikucurkan Go-Jek untuk mengakuisisi ketiga startup itu. Yang jelas bergabungnya ketiga fintech tersebut bakal memperkuat posisi Go-Jek sebagai penyedia jasa dompet digital di Indonesia.

Alasannya, ketiga platform yang berhasil menarik perhatian Go-Jek ini memiliki spesialisasi sendiri dalam menyediakan layanan pembayaran. Baik secara online maupun offline.

Kartuku misalnya yang dikenal sebagai penyedia jasa pembayaran offline terbesar di Indonesia. Kemudian Midtrans dikenal sebagai penyedia jasa gerbang pembayaran (payment gateway) online terbesar.

Sedangkan Mapan merupakan platform arisan online. Perusahaan ini telah membantu mengatur keuangan lebih dari satu juta keluarga Indonesia di lebih dari 100 kota agar melalui sistem arisan yang unik.

Sebelumnya, CEO Gojek Nadhiem Makarim sempat menyatakan niatnya untuk penjadikan Go-Pay sebagai alat pembayaran multiplatform yang terpisah dari Go-Jek mulai tahun 2018.

Menurut Nadhiem, keberadaan Go-Pay sebagai fitur pembayaran sedikit banyak telah mempengaruhi gaya hidup masyarakat masa kini. Karena itulah Gojek ingin melebarkan sayap agar dapat menjangkau layanan pembayaran multiplatform dengan lebih luas. “Melalui akuisisi ini, Go-Jek akan berkolaborasi dengan tiga perusahaan fintech nasional terdepan di Indonesia yang memiliki visi dan etos kerja yang sama dengan kami. Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pondasi dan langkah kami di industri fintech Indonesia,” ujar Nadhiem.

Selain menjadikan Go-Pay sebagai platform pembayaran lebih baik, akuisisi tiga perusahaan fintech ini membawa nama baru di posisi senior management Go-Jek. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top