Pertanian

Tanam 2000 Pohon, Pemkab Tangerang Sasar 500 Ha Lahan Kritis

Tanam 2000 Pohon, Pemkab Tangerang Sasar 500 Ha Lahan Kritis

TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM-Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perikanan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tangerang bersama relawan pesisir mengajar melakukan penanaman pohon mangrove di Ketapang Urban Aquaculture, Kecamatan Mauk beberapa waktu lalu. Apalagi masih banyak lahan-lahan yang belum dimaksimalkan untuk kepentingan umum. “Kita masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR), karena masih ada sekitar 500 hektar lahan kritis yang belum direhabilitasi. Karenanya diharapkan agar semua pihak turut ikut terlibat dalam penanaman mangrove ini, terutama dari rekan-rekan SKPD di Kabupaten Tangerang,” kata Staff Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Hari Mahardika dalam siaran persnya, (Senin, 26/7/2021).

Lebih jauh Hari menambahkan Pemkab Tangerang berencana untuk melaksanakan penamaman mangrove secara reguler selama 2 bulan sampai 3 bulan sekali, karena pesisir Tangerang, abrasinya cukup tinggi telah menerjang 579 hektar daratan. “Alhamdulilah, di Tahun 2020 kita sudah petakan bersama Institut Pertanian Bogor (IPB), penanaman mangrove kita telah bertambah hampir 57 hektar,” tegasnya.

Saat ini, lanjut Hari, Pemkab mengerjakan Project Management Office (PMO) Integrated Coastal Management Kabupaten Tangerang, bersama relawan Pesisir Mengajar. “Sebanyak 2.000 pohon mangrove ditanam dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia ini. Adapun terdapat 4 jenis spesies mangrove yang ditanam, yakni Rhizopora stilossa, R. apiculata, Bruguiera cylindrica dan Avicienna marina,” ujarnya lagi.

Hari menjelaskan bahwa Kabupaten Tangerang telah menjadi Partnership pengelolaan Pesisir Internasional dalam PAMSEA sejak 2016. “Sejak 2016, Kabupaten Tangerang sudah menjadi Partnership pengelolaan Pesisir Internasional dalam PEMSEA (Organisasi Kemitraan Pengelolaan Laut dan Pesisir Negara-Negara di Asia Timur),” jelasnya.

Diketahui, luas Ketapang Urban Aquaculture sekitar 14,5 hektar, pun jenis mengrove yang dikoleksi yakni mencapai  14 jenis spesies, seperti Rhizopora stilossa, R. apiculata, R. mucronata, Avicienna marina, A. lanata, A. oficinalis, Bruguiera cylindrica, B. gymnoriza, Sonneratia casiolaris, S.alba, Ceriop tagal, Xylocarpus granatum, Lumnitzera racemosa, dan Nypa fruitican. “Sebanyak 200 ribu lebih mangrove telah ditanam dengan 14 jenis mangrove berbeda, adapun luas Ketapang Urban Aquaculture ini mencapai 14,5 hektar,” tuturnya. ***

 

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top