Market

Sri Mulyani : Optimalkan Potensi Penerimaan Pajak 2017

JAKARTA-Pemerintah mengoptimalkan sumber penerimaan pajak dan melakukan berbagai antisipasi untuk mendorong pendapatan negara pada semester II-2017. “Semua potensi akan kita gali, tapi pada saat yang sama, jangan sampai membuat pelaku ekonomi terlalu khawatir,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Selasa, (12/9/2017).

Menurut Sri Mulyani, penggalian potensi tersebut harus dilakukan karena penerimaan pajak saat ini tidak bisa bergantung dari uang tebusan amnesti pajak seperti tahun lalu. “Kita harus menginventarisasi dan mengindentifikasi apa-apa yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan Rp100 triliun yang dulu diperoleh dari amnesti pajak,” katanya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia memastikan upaya optimalisasi itu dilakukan dengan terus memantau pergerakan harga komoditas seperti minyak yang selama ini menjadi sumber utama penerimaan negara. “Harga komoditas, walaupun bisa menyumbang penerimaan negara dari PNBP, royalti maupun pajak, kita tetap harus hati-hati,” ujarnya.

Sebelumnya, harga minyak dunia yang cenderung mengalami penurunan dalam empat tahun terakhir menjadi salah satu alasan penerimaan dari sektor pajak tidak pernah mencapai target. Sementara itu, Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan perpajakan hingga 31 Agustus 2017 telah mencapai Rp780,03 triliun atau 53 persen dari target dalam APBNP.

Dari penerimaan perpajakan itu, realisasi penerimaan pajak dalam negeri tercatat mencapai Rp755,81 triliun atau 52,6 persen dari target dalam APBNP. Pada akhir Agustus 2016, realisasi penerimaan perpajakan mencapai Rp711,4 triliun atau 46 persen dari target dengan penerimaan pajak dalam negeri Rp689,1 triliun atau 45,8 persen, meski terdapat penerimaan hasil amnesti pajak. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top