Nasional

Soal Zina, DPR Minta RKHUP Tak Disamakan dengan Barat

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) sudah rampung dibahas oleh Komisi III DPR RI dan pemerintah yang diwakili oleh Menkumham RI Yasonna Laoly pada Rabu (18/9) kemarin, dan akan disahkan pada paripurna DPR minggu depan.

Kritik pun terus berdatangan dari berbagai kalangan masyarakat. Namun, kata anggota Komisi III DPR RI FPPP Arsul Sani RKUHP khusus terkait pasal perzinahan itu sudah sesuai dengan kultur dan filsafat hukum Indonesia.

“Memahami RKUHP itu menyangkut filosofi berpikir, paradigma berpikir, filsafat hukum dan juga kultur hukum yang berbeda. Kalau Komisi III DPR, pasti akan mengatakan banyak yang masuk ranah privat. Tapi, kita ini hidup di Indonesia, yang aspirasinya berbeda-beda,” tegas Sekjen PPP itu di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Karena itu, Arsul meminta RKUHP itu tidak disamakan dengan Barat. Konsepsi kejahatan tanpa korban atau victim less crime dalam kebiasaan orang timur, khususnya di Indonesia tak bisa hanya berfokus pada individu. “Berbeda halnya dengan kebiasaan barat yang dilekatkan pada individu,” jelasnya.

Pasal 417 RKUHP tentang tindak pidana semua bentuk persetubuhan di luar perkawinan dikritik masyarakat. Mereka menganggap dalil itu berpotensi mengkriminalisasi korban perkosaan dan melanggengkan perkawinan anak karena dianggap solusi di luar pemidanaan.

Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia kata Arsul, telah mengajarkan bahwa perbuatan zina tak hanya merugikan individu, tapi bisa dipastikan merugikan lingkungan sekitarnya.

“Jadi, kalau ada yang berbuat zina terus-menerus di tempat itu, malaikat enggak mau datang ke 40 rumah ke depan, kanan, kiri, belakang sekitar tempat perzinahan itu,” tambah Arsul.

Oleh sebab itu menurut Arsul, kebiasaan masyarakat Indonesia dengan kebiasaan orang barat itu sangat berbeda. “Perbedaan kebiasaan itulah yang diejawantahkan, diakomodir  dalam RKUHP yang akan disahkan DPR itu,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top