Nasional

Semangat Ojol Menuju Parlemen

BEKASI-Pelaksanaan Pemilu Legislatif tahun 2019 tinggal menunggu hitunganan hari. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan pendaftaran untuk calon anggota legislatif DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.

Pada pesta politik 2019 ini, tidak hanya diramaikan dari kalangan artis, elite partai politik namun juga dari kalangan driver ojek online (Ojol).

Ardian Fadilah atau lebih dikenal Sultan Ardi merupakan salah satu Ojol yang Nekad mendaftarkan diri sebagai Caleg DPRD Kab.Bekasi maju dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dapil Tambun Selatan No.5.

Ardian Fadilah atau dikalangan ojol di kenal Sultan Ardy merupakan Ketua Umum Forum Komunikasi Bekasi Bersatu (FKBB), lahir dari keluarga Nahdiyin yang soekarnois merupakan seorang aktivis 98, yang terlibat langsung dalam aksi-aksi massa saat masih kuliah di IISIP Jakarta beberapa tahun lalu.

Setelah mengundurkan diri dari pekerjaannya di Google Footprint (salah satu cabang dari Google untuk memperbaharui Google Maps), ia mendaftarkan diri menjadi Driver Grabbike pada saat itu GrabBike baru berusia 10 hari setelah launching dan saat itu baru ada Gojek yang sudah lebih dahulu mengaspal di Jakarta.

FKBB bukan satu-satunya organisasi yang dia bentuk, Ia pernah juga membentuk Jaktimbek
Sebagai salah satu perkempulan driver Jakarta Timur dan Bekasi, di pertengahan Februari 2016 mendirikan ia juga mendirikan Komunitas Ciung Wanara.

Pada pertengahan Juli 2016 Bersama rekan-rekan ojol se Bekasi Raya membentuk wadah komunitas ojol untuk wilayah Bekasi Kota dan Kabupaten yaitu Forum Komunikasi Bekasi Bersatu (FKBB).

Ia memilih Partai Solidaritas Indonesia (PSI) karena partai baru tersebut memiliki semangat Gotong Royong dan anti korupsi ini dibuktikan dengan tidak ada mahar untuk menjadi caleg dan menolak mantan koruptor jadi kadernya. Sebagai aktivis yang pernah terlibat penumbangan rejim Soeharto.

Ia sadar bahwa perjuangan melawan diskriminasi sosial dan ekonomi yang terjadi selama menjadi ojol harus terus diperjuangkan.
Komunitas Ojol dinilainya punya basis yang sangat besar baik diJabodetabek atau luar Jabodetabek.

“Para driver ojek online ini ingin ada perwakilan yang duduk di DPRD. Karena kalau diwakili dari kalangan politisi sepertinya mungkin kurang afdal ” tutur Ardi.

Ia memilih masuk ke dunia politik karena ingin mewakili aspirasi para driver yang selama ini merasa tidak diuntungkan.

“Ini sudah saatnya ada suara driver ojek online di parlemen. Insha Allah jika saya terpilih saya akan perjuangkan kesejahteraan driver ojek online,” sebut dia. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top