Infrastruktur

Sekitar 500 Kontraktor kelas UKM Di Jatim Bangkrut

SURABAYA-Pemangkasan anggaran yang dilakukan pemerintah ternyata memukul kehidupan kontraktor daerah. Apalagi kontraktor kelas UKM di Jawa Timur yang modalnya pas-pasan. “Dalam setengah tahun terakhir ini ada 500 anggota kami yang gulung tikar,” kata Ketua Umum Badan Pimpinan Daerah (BPD) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jatim Agus Gendroyono kemarin

Berdasarkan data 2015, jumlah anggota Gapensi Jawa Timur mencapai 3.500 perusahaan. Namun saat ini jumlahnya tinggal 3.000 perusahaan. Tampaknya penurunan tersebut juga dirasakan daerah lainnya. “Rata-rata anggota mereka juga turun sama dengan Jatim, yakni sekitar 15 persen,” tambahnya.

Menurut Agus Gendroyono, banyak kontraktor yang bangkrut karena tak mendapatkan paket pekerjaan jasa konstruksi.
Hingga semester pertama pada 2016, banyak kontraktor yang belum mendapatkan pekerjaan dan kontrak sama sekali. “Jadi, program pemerintah untuk percepatan infrastruktur belum kami rasakan manfaat langsung,” ungkapnya

Hal lain yang membuat kontraktor UKM kalah bersaing, karena sistem lelang proyek melalui e-procurement management system (e-proc). Dalam hal ini kontraktor kecil tidak update teknologi dengan sistem lelang baru secara online tersebut. “Jadi tak jarang kontraktor yang bisa mengikuti lelang dan penawaran secara langsung, mengalami down grade menjadi subkon,” paparnya. **

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top