Perbankan

Sampai Juli 2016, Kucuran Kredit Bank OCNC NISP Rp83,7 triliun

JAKARTA-PT Bank OCBC NISP Tbk mengklaim pertumbuhan kredit OCBC NISP sampai Juli 2016 tercatat sebesar 13,13% yoy menjadi Rp 83,7 triliun. “Kenaikan kredit terutama dikontribusikan oleh sektor manufaktur,” kata Direktur Utama OCBC NISP Parwati Surjaudaja Minggu, (4/9/2016).

Lebih jauh kata Parwati, selain dengan kenaikan kredit ini, pencadangan bank juga naik 59% yoy menjadi Rp 2,47 triliun. Oleh karena itu OCBC NISP optimistis sampai September 2016 kinerja bank akan membaik. Beberapa strategi yang dilakukan adalah meneruskan pertumbuhan kredit yang sehat dan meningkatkan pertumbuhan CASA.

Yang jelas, Laba bersih emiten berkode saham NISP ini naik 23,99% yoy menjadi Rp 1,07 triliun sampai Juli 2016. Kenaikan laba ini didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 31,77% yoy. “Kenaikan laba pada Juli 2016 ini didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih. Selain itu, juga karena kenaikan kredit dan penurunan beban dana seiring pertumbuhan dana murah/ CASA,” imbuhnya.

Beberapa waktu lalu, pertumbuhan kredit ini disertai dengan komitmen untuk tetap menjalankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit sehingga rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) tetap terjaga pada level yang rendah yaitu gross sebesar 1,4% dan net sebesar 0,6%.

Seiring dengan kenaikan kredit, tercatat OCBC NISP juga mencatatkan kenaikan pertumbuhan DPK sebesar 9% yoy menjadi Rp 92,6 triliun. Kualitas DPK pun dijaga dengan fokus utama pada penghimpunan dana murah berupa Current Account Saving Account (CASA). Dengan kenaikan kredit ini aset bank yang mayoritas dimiliki oleh OCBC Singapura ini mengalami kenaikan sebesar 7% yoy.
“Upaya untuk meningkatkan CASA dalam komposisi DPK Bank OCBC NISP, terus dilakukan dengan menggiatkan peningkatan kualitas produk dan layanan serta semakin aktif dalam mengembangkan program-program yang inovatif dan bernilai tambah bagi para nasabah,” ujar Parwati beberapa waktu lalu.

Untuk beberapa rasio-rasio keuangan penting tercatat pada tingkat baik, seperti rasio kecukupan modal (CAR/Capital Adequacy Ratio) 19,0%, Return On Equity (ROE) 10,6%, Return On Asset (ROA) 2,0% dan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) sebesar 78,9% pada semester I – 2016.

Parwati mengatakan dengan kondisi pasar yang penuh tantangan di tahun 2016, memacu bank terus memprioritaskan pertumbuhan portofolio dengan disiplin. Kepercayaan nasabah yang tinggi kepada Bank OCBC NISP menjadi motivasi bank untuk senantiasa memberikan nilai tambah dan kualitas terbaik kepada seluruh nasabah. “Kinerja positif dan berbagai inisiatif serta pengembangan beragam produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah menjadi cerminan atas komitmen untuk selalu fokus kepada nasabah,” ujar Parwati. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top