Headline

Rombak Bandara Blimbingsari, AP II Sediakan Dana Rp300 Miliar

kompas.com

BANYUWANGI-PT Angkasa Pura II mengambil alih pengelolaan Bandara Blimbingsari, Banyuwangi guna mendukung penyelenggaraan PertemuanTahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia (International Monetary Fund-World Bank Annual Meetings 2018/lMF-WB AM 2018) di Nusa Dua, Bali, pada 8-14 Oktober 2018.

Alasannya karena Bandara Bali pasti tidak akan cukup, maka sebagian pesawat dan private jet menteri-menteri keuangan sedunia dialihkan ke Banyuwangi. “Pekerjaan yang akan digarap AP II di Banyuwangi. Mulai perluasan apron, perpanjangan dan penebalan landasan, hingga pengembangan terminal. Total dana yang disiapkan AP II berkisar Rp300 miliar,” kata Direktur Utama AP II M. Awaluddin di Jakarta, Selasa (19/9/2017).

Lebih jauh Awaluddin menjelaskan Menteri BUMN sempat mengusulkan kalau bisa rombongan yang mendarat di Banyuwangi bisa diajak naik cruise menuju Benoa, Bali. “Kami ingin menaikkan trafik Bandara Banyuwangi,” tambahnya.

Terkait konsep terminal hijau, kata Awaludin, PT AP II siap mempertahankan ikon tersebut, termasuk menyetujui aturan Bupati Banyuwangi bahwa tidak boleh ada bangunan baru di sekitar bandara. “Karena landscape sawah yang jadi unggulan mengingat posisi Banyuwangi sebagai destinasi wisata,” terangnya lagi.

Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Annas mengakui pengelolaan Bandara Blimbingsari diambilalih oleh PT AP II untuk direnovasi dan ditargetkan selesai pada Oktober 2017.

Menurut Anas, SDM yang ada, baik PNS Kemenhub maupun non-PNS, terbukti berhasil membawa Bandara Banyuwangi berkembang sepesat ini. “Saya berharap AP II mengakomodasinya, termasuk yang non-PNS, seperti petugas kebersihan,” terangnya.

Mantan anggota Komisi V DPR ini menambahkan Pemkab sedang membahas bersama Direktur Utama AP II M. Awaluddin di Jakarta untuk membahas persiapan pengalihan Bandara Blimbingsari Banyuwangi, termasuk sumberdaya manusia (SDM) pengelolanya yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun non-PNS.

Anas menegaskan bahwa hal pertama yang disampaikan dalam rapat itu adalah mengenai pengelolaan SDM, agar PT AP II (Persero) melibatkan seluruh SDM yang selama ini terlibat dalam pengelolaan Bandara Blimbingsari Banyuwangi.

Dia menambahkan, saat ini Kemenhub, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, dan AP II mengerjakan inventarisasi aset dan aspek teknis lainnya yang ditargetkan rampung Oktober 2017. “Untuk aset Kemenhub, mekanismenya sudah jelas sesuai arahan Bapak Menteri Perhubungan, yaitu skema penyertaan modal negara (PMN) ke AP II,” tuturnya.

Sedangkan untuk aset pemerintah daerah dimatangkan opsi-opsinya, lanjut Anas, kemungkinan sewa yang mengacu ke regulasi Kementerian Keuangan. “Semua teknis penyerahan aset dan kerja sama harus selesai Oktober, karena November kami sudah mesti memulai pekerjaan perluasan apron. Ini sudah dirapatkan oleh Menko Maritim Pak Luhut, Menhub, dan Menteri BUMN, termasuk dihadiri Gubernur B,” pungkasnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top