Nasional

RI – Jepang Bahas Kerjasama Perdagangan dan Investasi

JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjamu Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe dalam rangka kunjungan bilateral kedua negara di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (15/7/2017). Kunjungan kenegaraan PM Abe merupakan kunjungan pemimpin negara asing pertama di tahun 2017 ini.

“Dalam pertemuan kali ini PM Abe dan saya bersepakat untuk terus meningkatkan kerjasama dalam bidang politik, ekonomi, maritim, dan sosial budaya. Tentunya upaya peningkatan kerjasama selalu disertai prinsip saling menguntungkan,” kata Presiden.

Dalam konferensi pers bersama, Presiden Jokowi mengatakan di tengah belum membaiknya situasi perekonomian global, Indonesia telah mencatat peningkatan investasi dari Jepang yang sangat signifikan. Dalam catatannya, Presiden mengungkapkan sepanjang Januari-September 2016, investasi Jepang telah mencapai angka 4,498 miliar dollar AS dan angka ini meningkat hampir dua kali lipat dari 2015.

PM Shinzo Abe datang membawa sekitar 30 direktur utama perusahaan-perusahaan besar Jepang untuk meningkatkan kerja sama bidang politik, ekonomi, maritim dan sosial budaya dengan Indonesia.

“Bagi Indonesia, Jepang adalah mitra strategis di berbagai bidang terutama di bidang ekonomi, bidang perdagangan dan bidang investasi. Dan saya yakin dalam pertemuan ini kita akan membahas berbagai kerja sama yang menguntungkan kedua negara,” tegas Jokowi.

Selain perdagangan dan investasi, Presiden Jokowi juga meminta pemerintah Jepang dapat membuka akses produk pertanian dan perikanan Indonesia. Kedua, review perjanjian pajak berganda. Ketiga, meningkatkan akses dan kapasitas keperawatan indoensia untuk dapat memenuhi pasar di Jepang. Serta dimulainya general review ekonomi Japan partnership agreement pada tahun ini.

Selain itu, Indonesia juga meminta Jepang agar dapat mempertimbangkan rencana konektivitas udara, berupa jalur penerbangan garuda Jakarta-Los Angeles, AS, via Tokyo, Jepang. Berikutnya, Presiden menyampaikan Pemerintah Indonesia dan Jepang juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama ekonomi.

Pertama, rencana Pelabuhan Patimban. Kedua, pengembangan blok Masela. Ketiga, diskusi awal mengenai proyek kereta api Jakarta-Surabaya. Keempat, rencana kerja sama pembangunan sentra perikanan terpadu di pulau-pulau terdepan Indonesia.

Jokowi juga menyinggung permintaan dukungan kepada Jepang untuk mendorong kerja sama maritim bersama negara-negara anggota ?Indian Ocean Rim Association (IORA). Saat ini, Indonesia merupakan ketua IORA. “Tahun depan Indonesia dan Jepang akan merayakan 60 tahun hubungan diplomatik. Dan tema perayaan tersebut adalah teknologi modern,” kata Jokowi.

Sementara itu PM Jepang Shinzo Abe dalam sambutannya mengatakan rasa terima kasih atas sambutan Presiden Jokowi di Istana Bogor.

“Perkenankan saya untuk mengucapkan rasa terhormat atas sambutan Presiden Joko di Istana Bogor yang sangat indah dan sebagai kepala negara pertama tahun ini. Waktu saya menuju ke istana ini disambut oleh anak-anak kecil dari Indonesia dan dalam lingkungan ini saya disambut oleh rusa-rusa,” kata PM Abe ditemani istrinya Akie Abe.

Menurut PM Abe, dalam pertemuannya yang keenam dengan Presiden Jokowi itu, disepakati sejumlah kerja sama di bidang-bidang strategis kedua negara.

“Kami sepakat untuk bersama-sama memperdalam kerja sama di berbagai bidang untuk lebih lanjut meningkatkan kemitraan strategis masing-masing negara yang saling berbagi nilai-nilai dasar dan kepentingan strategis,” tambah PM Abe.

PM Shinzo Abe melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada 15-16 Januari 2017. Ia membawa rombongan besar sekitar 30 direktur utama (CEO) perusahaan Jepang.

Di bidang perdagangan, Jepang adalah salah satu mitra dagang utama Indonesia dengan nilai perdagangan pada 2016 mencapai 23,8 miliar dolar AS sesuai data Kementerian Perdagangan.(har)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top