Perbankan

Restrukturisasi Pinjaman, Akulaku Finance Ringankan 13.876 Debitur

Wartapembaruan.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kebijakan relaksasi pemerintah terhadap pelaku usaha terkait dampak Covid-19 ternyata mendorong para startup fintech ikut berpartisipasi.

Bahkan fintech Akulaku Finance Indonesia merestrukturisasi pinjaman senilai Rp47,3 miliar dari 13.876 debitur. “Semoga kebijakan ini bisa membantu meringankan para debitur yang terdampak dari pandemi COVID-19,” kata Presdir Akulaku Finance Indonesia Efrinal Sinaga dalam siaran persnya, Rabu (29/7/2020).

Menurut Efrinal, keringanan tersebut diberikan untuk membantu meringankan beban para nasabah yang terdampak wabah COVID-19. “Secara keseluruhan yang mengajukan keringanan mencapai 36.478 nasabah,” ujarnya.

Namun, kata Efrinal lagi, tidak semua pengajuan yang disetujui karena ada ketidaksesuaian kriteria maupun kelengkapan dokumen.
Perusahaan hanya menjalankan arahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait kebijakan restrukturisasi maupun relaksasi.

Lebih jauh Efrinal menjelaskan pelaksanaan kebijakan tersebut sekaligus juga merupakan proses pengkinian data konsumen seperti yang diamanatkan di dalam Peraturan OJK. “Kami juga ingin menginformasikan bahwa keadaan perusahaan tetap terjaga dan debitur yang memenuhi syarat bisa mendapatkan keringanan,” imbuhnya.

Mitra ojol sekaligus seorang staf dari perusahaan logistik pengantaran paket Hamdi, mengaku bersyukur mendapat keringanan relaksasi atau restrukturisasi kredit dari Akulaku Finance Indonesia, menyusul kian beratnya tekanan menjalankan berbagai usaha di masa pandemi COVID-19 yang masih berlangsung hingga hari ini.

Hamdi mendapat informasi mengenai relaksasi pinjaman tersebut dari teman sejawat dan melalui notifikasi atau pemberitahuan langsung dari aplikasi yang dia miliki.

“Dan benar terjadi. Kalau selama pandemi, memang disetop dulu, maksudnya untuk penundaan bayarnya, jadi sampai dua bulan tanpa ada cicilan. Saya bulan April kemarin gak ada bayar cicilan,” ujar Hamdi.

Hamdi mengaku sudah lama menggunakan Akulaku sebagai layanan kredit online yang membantunya memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kadang, ia juga menggunakan pinjaman Akulaku untuk membantu usahanya.

Mengenal Akulaku pada 2017, Hamdi mengatakan awalnya ia hanya mencoba-coba saja. Hingga akhirnya ia merasakan banyak manfaat dari kehadiran platform kredit digital tersebut dalam kehidupannya.

“Saya tahu Akulaku dari sosial media. Awalnya coba-coba, ternyata cukup membantu jadi coba terus digunakan. Mulainya itu 2017-2018-an, untuk membantu keperluan sehari-hari,” katanya.

Ia menuturkan, proses pinjaman di Akulaku tidak berbelit-belit. Mulai dari proses pengajuan hingga penagihan, pihak administrasi Akulaku dinilai cukup kooperatif.

“Mudah mendapatkan kreditnya. Prosedur tidak sulit, selama pembayaran semuanya memenuhi syarat langsung di-acc pengajuan kreditnya. Dan juga tidak ada masalah saat menggunakan, penagihan pun lumayan kooperatif juga,” ujar Hamdi. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top