Nasional

Rebutan Kursi DPR Menghambat Revisi UU MD3

JAKARTA, Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto menegaskan jika usulan penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR membuat penyelesaian revisi UU MD3 (MPR,DPR,DPD dan DPRD) tak akan segera selesai. Karena masing-masing pihak akan bersikeras untuk kepentingan partainya.

“Di Baleg sendiri pembahasan UU MD3 tersebut poin-poinnya banyak yang belum sepakat. Misalnya penambahan pimpinan, dulu yang disepakati hanya satu pimpinan untuk PDIP sebagai pemenang pemilu 2014. Tapi, dalam perkembangannya, PKB juga meminta,” tegas Agus Hermanto di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Menurut politisi Demokrat itu, seharusnya ada komitmen seluruh fraksi agar pembahasan revisi UU MD3 bisa secepatnya diselesaikan. “Kalau ada fraksi yang meminta satu, dua atau tiga maka harus betul-betul disepakati seluruh fraksi,” ujarnya.

Sebelumnya, Fraksi PKB dan Gerindra meminta penambahan kursi pimpinan tersebut. Gerindra sendiri saat ini sudah menempati salah satu wakil ketua DPR RI, namun tak mendapatkan kursi pimpinan di MPR.

Hal itu menjadikan Gerindra menuntut untuk ikut duduk di pimpinan MPR, karena mereka juga sebagai partai pemenang ketiga di pemilu 2014.

“Kami minta kursi pimpinan MPR satu, sama halnya PDIP meminta di DPR. Kami juga partai pemenang pemilu juga. Kami juga harus ada di MPR, sama aja dengan alasan lainnya,” kata anggota Fraksi Gerindra Supratman Andi Atgas.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top