Investasi

Rapat Panja Investasi Besok, Martin: Dalami Prospek Investasi BUMN ke Startup

Rapat Panja Investasi Besok, Martin: Dalami Prospek Investasi BUMN ke Startup
Wakil Ketua Komisi VI DPR Fraksi Nasdem, Martin Manurung ditemui wartawan usai memimpin rapat/Foto : Anjasmara

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Panja Investasi BUMN mulai menggelar rapat, besok Selasa (14/6/2022). Salah satu satu sasaranya adalah mengungkap secara utuh dibalik investasi BUMN ke sejumlah perusahaan digital, termasuk investasi Telkomsel kepada GoTo. “Rencananya, tapi sedang menunggu surat undangannya,” kata Wakil Ketua Martin Manurung kepada suarainvestor.com melalui pesan WhatApps (WA) usai rapat Panja Restrukturisasi dan Penyehatan BUMN Komisi BI DPR dengan Ketua Umum Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI), Pembahasan terkait Kepailitan PT Kertas Leces (Persero), di Jakarta, Senin, (13/6/2022).

Saat ditanya soal pembentukan Panja investasi BUMN bernuansa politis, Martin membantah hal tersebut. “Kita ingin mendalami prospek investasi BUMN di perusahaan-perusahaan digital,” ujarnya lagi

Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto mengatakan keputusan membentuk panitia kerja (panja) investasi BUMN sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik terkait langkah sejumlah BUMN yang menanamkan modalnya di beberapa perusahaan digital.

Menurut Darmadi, melalui instrumen panja, pihaknya ingin mengetahui sejauh mana penempatan modal milik publik tersebut benar-benar digunakan secara akuntabel. “Ini kan menyangkut tanggung jawab keuangan publik. Jadi, kami selaku wakil rakyat ingin tahu maksud dan tujuan investasi BUMN di sejumlah perusahaan digital. Kami ingin skema investasi mereka dilakukan secara transparan,” kata politikus PDIP pada Kamis (9/6/2022).

Darmadi mengatakan berdasarkan catatan Komisi VI DPR penanaman modal sejumlah BUMN di perusahaan digital itu cukup besar. “Contoh Telkom melalui anak usahanya yakni Telkomsel yang menempatkan modalnya di GoTo itu kan cukup fantastis nilainya. Apa tujuan mereka berani menggelontorkan dana cukup besar, apa pertimbangannya. Hal-hal inilah yang akan kita gali melalui instrumen panja tadi,” ungkap Bendahara Megawati Institute itu. ***

Penulis  : Iwan Damiri
Editor    : Eko

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

BERITA POPULER

To Top