Market

PTM Ditargetkan September 2021, Taryono: 117 SMP Sudah Siap, 62 SMP Belum Penuhi Syarat

TANGSEL, SUARAINVESTOR.COM-
–Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan Pembelajar tatap muka (PTM) pada September 2021. Namun belum semua sekolah bisa melakukan PTM, karena diprediksi dari 179 SMP yang ada, masih ada segelintir yang belum memenuhi syarat.

“Contoh, SMP itu ada 117 sekolah yang sudah siap, sisanya belum siap. Artinya sedang proses karena ada beberapa item yang harus dilengkapi,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono, Sabtu (28/8/2021).

Kebijakan pelaksanaan PTM ini, kata Taryono,
seiring dengan mulai membaiknya kasus penyebaran Covid-19 di wilayah penyangga Ibu Kota Jakarta ini.

“Selama ini kan kita terus melakukan persiapan berbagai infrastruktur. Rencananya mau dilaksanakan bulan September nanti,” ujarnya.

Rencana pelaksanaan PTM itu, lanjut Taryono, telah sesuai dengan isi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) mengenai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 yang berlaku di Tangsel ini.

Taryono optimis sistem PTM secara terbatas ini dapat dilakukan. Karena sejumlah sekolah sudah berusaha memenuhi sejumlah persiapan, sejak jauh-jauh hari.

“Seperti infrastruktur protokol kesehatan untuk PTM itu sendiri, guru-gurunya sudah divaksin, siswa terus dilakukan akselerasi vaksinasi, kemudian kini tinggal menunggu kaitannya dengan kasus COVID-19. Apalagi sekarang ini Tangsel sudah bisa, karena sudah memasuki PPKM level 3,” tuturnya

Selain itu, Taryono menyebut bahwa hampir seluruh sekolah juga sudah melakukan simulasi terkait sistem tatap muka tersebut.

Namun tetap, harus melalui verifikasi dinas-dinas terkait terlebih dahulu terkait kesiapan di masing-masing sekolah tersebut.

“Tinggal melaksanakan PTM-nya terbatas, tidak semua sekolah itu melaksanakan PTM. Alasannya kesiapan kami gini, sekolah yang boleh tatap muka adalah sekolah yang sudah mengisi daftar periksa yang ada pada sistem Dapodik. Kemudian sudah lulus kami verifikasi ke sekolah dengan dinas pendidikan, Dinas Kesehatan atas nama Satgas COVID-19,” terangnya.

Untuk saat ini memang masih ada beberapa sekolah tang belum lolos dalam verifikasi itu.

“Ada yang lolos sudah lengkap, sudah bisa untuk PTM. Ada juga yang kekurangan tertentu, harus dilengkapi,” katanya.

Dengan demikian, sistem tatap muka akan dapat terlaksana dengan menyeluruh di semua sekolah, secara bertahap. Jika seluruh sekolah dapat memenuhi persyaratan yang ditentukan. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top