Nasional

PPP Keberatan Panwaslu Permanen Di Kabupaten/Kota

JAKARTA, Anggota Pansus RUU Pemilu Achmad Baidowi (Awiek) menyatakan keberatan terhadap rencana pemerintah membuat lembaga Panwaslu permanen di Kabupaten/Kota yang diatur dalam draft RUU Penyelenggaran Pemilu. Sebab, FPPP DPR belum melihat urgensinya untuk mempermanenkan Panwaslu di Kabupaten/kota tersebut.

“Fungsi Panwaslu itu hanya dibutuhkan ketika pemilu maupun pilkada. sementara sepanjang hari di luar momen tersebut, nyaris tidak ada tugas yang berkaitan dengan Panwaslu. Jika ada persoalan pemilu, bukankah itu sudah dutangani Bawaslu provinsi dan sudah mendapat anggaran yang permanen,” tegas Baidowi pada wartawan di Jakarta, Senin (2/1/2017).

Bahkan kata Baidowi, selama hampir lima tahun dibentuk, Bawaslu provinsi pun tidak setiap hari bekerja. Selain itu, rencana mempermanenkan Panwaslu, akan membuang-buang anggaran negara.

“Jika dihitung, jumlah Kabupaten/Kota se-Indonesia sebanyak 524 daerah. Dan, jika jumlah Panwaslu tiap kabupaten/kota sebanyak 3 orang, maka dibutuhkan 1.572 personel panwaslu yang digaji tiap bulan selama lima tahun. Belum lagi kantor sekretariat maupun honor pegawai yang tentu saja membutuhkan anggaran negara yang tidak kecil,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top