Industri & Perdagangan

PLN-Pertamina Dapat Suntikan Rp 90,25 Triliun

PLN-Pertamina/Portonews.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kementerian Keuangan membayar PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) sebesar Rp 90,25 triliun. Pemberian kompensasi didasarkan pada hasil audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). “Oleh kebijakan di atas maka pemerintah memberikan kompensasi kepada PLN dan Pertamina,” kata
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengutip Kompas.com, di Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Lebih jauh Askola menjelaskan pengalokasian anggaran tersebut muncul akibat kebijakan pemerintah yang mengendalikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan listrik dalam beberapa tahun terakhir. “Rencananya dalam program PEN 2020, sebagian dari kompensasi yang sudah diaudit BPK akan dibayarkan pemerintah ke PLN dan Pertamina,” ujarnya.

Sebagai rincian, dari Rp 90,25 triliun tersebut, PLN mendapat kompensasi Rp28,25 Triliun dan Pertamina memperoleh Rp 37,83 triliun.

Ditambah lagi, keduanya di dalam APBN 2020 juga telah dianggarkan untuk mendapatkan kompensasi sebesar Rp 7,17 triliun. Dengan pemberian kompensasi tersebut, harapannya kedua BUMN tersebut dapat melaksanakan tugasnya dalam penyediaan listrik dan BBM secara normal. “Tujuannya agar kedua BUMN tersebut dapat melaksanakan tugasnya terkait hajat rakyat banyak dalam penyediaan listrik dan BBM tetap berjalan normal dan tidak terganggu untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sosial di domestik,” terang Askolagi lagi.

Sebelumnya, Sri Mulyani juga sempat menjelaskan, kompensasi yang diberikan kepada Pertamina dan PLN digelontorkan atas penundaan kenaikan tarif listrik dan harga minyak.

Seperti diketahui, keduanya memutuskan tidak menaikkan tarif BBM maupun tarif listrik di tengah pandemi virus corona. “Untuk PLN akan mendapatkan kompensasi dari tarif listrik yang tidak naik selama lima tahun,” jelas Sri Mulyani, Senin (19/5/2020).

“Sementara untuk Pertamina dapat dana kompensasi dari tidak adanya kenaikan harga BBM,” ujar dia. ***

Sumber: Kompas.comBBM

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top