Infrastruktur

Penlok Bandara Kediri Ditetapkan Tahun Depan

JAKARTA-Kementerian Perhubungan memprediksi penentuan lokasi (penlok) pembangunan bandara pada lahan milik PT Gudang Garam selesai 2018. Hanya saja soal bulan apa penlok sudah final belum bisa ditentukan. “Ya tahun depan tahun 2018. Kita belum bisa memprediksi, akan membuat assessment untuk membuat penloknya,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso, Senin (9/10/2017).

Lebih jauh kata Agus, hingga kini pemerintah masih melakukan pembahasan untuk penetapan lokasi (penlok) bandara, antara di wilayah Tulungagung atau Kediri (di lahan milik PT Gudang Garam). “Di Kediri ini, kami belum mengeluarkan penlok,” ujarnya.

Penlok, kata Agus, merupakan salah satu syarat diperbolehkannya suatu daerah untuk didirikan bandar udara. “Jadi penetapan lokasi belum ada izin dari kemenhub, tetapi memang sesuai dengan perintah pak presiden, ini jalur selatan pulau Jawa, yang tadinya nol trafficnya itu diinstruksikan Pak Presiden untuk dikembangkan,” ujarnya.

Dikatakan Agus lagi, selama ini lalu lintas penerbangan di bagian utara Pulau Jawa merupakan yang tersibuk nomor 10 hingga 12 di dunia. Sehingga, Kemenhub perlu mengatur, agar lalu lintas penerbangan di utara Jawa tidak crowded (padat). “Sisi utara Pulau Jawa, trafficnya di dunia ini ramainya sekitar nomor 10 sampai 12. Bisa dibayangkan betapa ramianya utara Pulau Jawa itu. Pak presiden ingin men-spreading kesibukan lalu lintas di utara Pulau Jawa menjadi sebagian menerbangi selatan Pulau Jawa,” tuturnya.

Wilayah udara di selatan Jawa Timur, lanjut Agus, merupakan daerah eksklusif untuk penerbangan militer. Tapi sekarang ini, Kemenhub masih terus membahas penlok, agar penerbangan nantinya tidak mengganggu penerbangan militer. “Pokoknya salah satu diantaranya akan ditetapkan bandara di wilayah selatan Jawa Timur,” jelasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top