Market

Penjualan Anjlok, Tiket.com Ubah Fokus Bisnis

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Dampak penyebaran Virus Corona (Covid-19) membuat semua sektor usaha berpikir ulang dalam menjalankan strategi perusahaan. Bahkan biro perjalanan daring tiket.com menghidupkan kode survival mode. “Omset per hari belum sampai nol saja sudah bersyukur sih,” kata Chief Marketing Officer & Co-Founder tiket.com Gaery Undarsa di Jakarta, Rabu (15/4/2029).

Diakui Gaery, wabah COVID-19 yang menghantam industri wisata membuat omsetnya turun hingga 75 persen. Penjualan tiket pesawat paling terdampak, diikuti oleh pemesanan hotel.

Namun, kata Gaery, penjualan tiket pesawat juga masih jadi sumber pendapatan biro perjalanan itu di tengah krisis virus corona.

“Karena masih banyak juga masyarakat yang butuh bepergian menggunakan pesawat.”

Namun ia meyakini badai yang menimpa industri wisata pasti akan berlalu. Segala hantaman yang dirasakan oleh biro perjalanan ini akan sampai di titik ujung.

“Jadi tak apa, yang penting bahasa kita survival mode nih, supaya kita bisa bertahan,” ujar Gaery.

Salah satunya adalah mempertahankan semua karyawan. Gaery menuturkan hingga saat ini semua masih normal, termasuk soal gaji.

“Tidak ada lay off, tidak ada pemotongan gaji, kita tahu aset kita adalah people, tim kita,” kata dia.

Sebagai gantinya, tiket.com memilih alternatif untuk memotong pengeluaran dari sisi marketing hingga 90 persen.

Fokus bisnis pun berubah, dari mendorong orang-orang untuk berwisata menjadi menangani segala permintaan konsumen yang ingin membatalkan perjalanan. Gaery mengatakan, kenaikan permintaan pembatalan perjalanan naik antara 7-10 kali lipat.

Mereka pun mengerahkan personel tambahan untuk melayani permintaan ini.

Saat ini, tiket.com sudah menyiapkan skenario bila dampak COVID-19 masih akan terasa hingga berbulan-bulan lamanya.

“Kami sudah ada prepare plan multiple scenario, baik 1 bulan, 3 bulan, hingga 1 tahun.”

Pihaknya akan belajar dari cara China kembali bangkit dari pandemi. Masyarakat setempat kembali berbondong-bondong untuk bepergian dan menjalani aktivitas seperti biasa. Gaery mengatakan pihaknya dipastikan harus siap melayani kebutuhan berwisata ketika pandemi telah mereda. ***

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top