Industri & Perdagangan

Pengusaha UMKM Kue Lapis Kota Tangerang Terus Berinovasi

TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM-Pelaku UMKM, khususnya makanan dan kuliner mencari terobosan agar tetap bertahan dan bisa survive. Apalagi UMKM ini sudah teruji saat masa krisis moneter 1998.

Seakan tak mau kalah dengan keadaan, CEO Lapis Tangerang Anwar Hidayat, yang akrab disapa Anwar Bendoz, terus melakukan inovasi meski dalam keadaan pandemi Covid-19. Inovasi yang dilakukan yakni dengan membuat produk baru hingga menjualnya dengan cara diluar kebiasaan.

Anwar mengatakan, masa pandemi Covid-19 ini sangat berdampak dan merupakan ujian bagi para pelaku UKM. Meski demikian, saat seperti ini tidak boleh diam diri dan harus terus berinovasi. “Untuk inovasi produk, kami menciptakan bolu tape dan bolu pisang. Pembuatannya kami panggang, bukan di kukus seperti kue-kue sebelumnya,” ucapnya, Senin (27/07/2020).

Menurut Anwar, pihaknya melakukan juga pemasaran produk secara online melaui go food, tokopedia, shoppe dan berbagai market place lainnya. Bahkan tak ragu untuk menghubungi satu persatu pelanggan setianya untuk menawarkan produknya. “Kami juga memastikan proses pembuatan lapis Tangerang higienis dan memenuhi protokol kesehatan. Saat memproduksi, para pegawai memakai masker, sarung tangan plastik, serta perlengkapan lainnya,” ungkapnya.

Selain pemasaran secara online Anwar menuturkan, pemasaran melalui Mobile UKM yang dioperasikan di Tangerang Raya saat memasuki masa New Normal. Layanan tersebut, dilakukan dengan membawa produk miliknya dan beberapa produk UKM Batuceper dengan menggunakan mobil dan mempromosikannya di tempat keramaian pada akhir pekan.

Lapis Tangerang menyediakan berbagai varian kue yakni lapis talas, pandan, rainbow cake, greentea, moka, strawberry, blueberry, bolu tape, dan bolu kismis pisang, dengan harga berkisar Rp30.000 hingga Rp45.000. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top