Nasional

Pemerintah Bantu 10 Kontainer untuk Rohingnya Myanmar

JAKARTA, Pemerintah Indonesia mengirimkan paket bantuan kemanusiaan kepada warga Rohingya yang berada di Rakhine State, Myanmar. Bantuan tersebut dilepas langsung Presiden Jokowi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (29/12/2016) pagi.

Presiden datang ke lokasi sekitar pukul 08.40 WIB. Didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Presiden meninjau beberapa kontainer. “Segera kami berangkatkan 10 kontainer barang-barang yang akan dikirim ke Myanmar untuk membantu saudara-saudara kita di Rakhine State, khususnya komunitas muslim di sana,” tegas Jokowi.

Kata Jokowi,”Dengan mengucapkan bismilahirrohmanirrohim, bantuan kemanusiaan untuk saudara kita di Rakhine State, saya berangkatkan,” kata Jokowi. Presiden Jokowi juga sempat menyaksikan pemindahan kontainer berisi bantuan tersebut ke kapal yang menggunakan mobile crane.

Sebanyak 10 kontainer itu terdiri dari satu kontainer berisi sarung (10.000 potong), lima kontainer berisi mie instan kuah, tiga kontainer berisi terigu, dan satu kontainer berisi biskuit bayi. Pelepasan paket bantuan tersebut juga disaksikan langsung oleh pewakilan dari Kementerian Luar Negeri Myanmar.

Sebelumnya Menlu RI, Retno LP Marsudi, mengunjungi kamp pengungsi etnis minoritas Muslim Rohingya di Kutupalong, Banglades yang berbatasan dengan Myanmar, Selasa (20/12/2016) lalu. Retno menyusuri lorong-lorong kamp yang reyot dan tidak layak huni itu untuk melihat langsung situasi dan kondisi para pengingsi Rohingnya.

Selain itu Retno juga merupakan menteri luar negeri pertama dari kawasan yang mengunjungi camp tersebut sejak meningkatnya ketegangan di negara bagian Rakhine, 9 Otober 2016. Dalam kunjungan di kamp pengungsi, Menlu Retno mendengarkan berbagai cerita langsung dari para pengungsi mengenai pengalaman dan perjalanan mereka sehingga sampai di kamp tersebut.

Tempat-tempat tinggal yang reyot dan tempat ibadah para pengungsi Rohingya itu juga dikunjungi Retno yang didampingi sejumlah diplomat RI dan pejabat lainnya. Kutupalong berada di dalam teritori Banglades, namun berbatasan dengan Myanmar. Kamp Kutupalong menampung sekitar 19.000 pengungsi Rohingya.

“Dari cerita dan pengalaman para pengungsi, terlihat kompleksitas permasalahan di negara bagian Rakhine ini,” kata Retno seperti diteruskan oleh juru bicara Kemlu RI, Arrmanantha Nasir, yang akrab disapa Tata melalui pesan WhatsApp.

Namun demikian kata Retno, apapun penyebab mereka hadir di kamp Kutupalong, mereka hidup dengan kondisi yang sangat minim, dan sebagai sesama manusia kita harus berupaya lebih keras lagi untuk membantu mereka.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top