Industri & Perdagangan

Pelabuhan Tanjung Tembaga Berpotensi Jadi Pusat Logistik Jatim

Ilustrasi pelabuhan/Kompas.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Potensi Pelabuhan Tanjung Tembaga menjadi daya dorong ekonomi daerah sangat tinggi. Karena itu, pelabuhan ini didorong menjadi City of Logistic atau pusat layanan logistik. “Saya menyadari, Kota Probolinggo kawasannya terbatas, sehingga cara tepat menyikapinya adalah dengan membuat titik penampungan dari berbagai macam logistik yang berasal dari Probolinggo dan sekitarnya,” kata Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri bersama Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Nyoto di Probolinggo, Rabu (7/10/2020).

Lebih jauh kata Soufis Subri, Kota Probolinggo, sebagai City of Logistic nantinya akan menampung seluruh kegiatan hasil industri perdagangan untuk didistribusikan ke daerah lain, misalnya Kabupaten Situbondo, Bondowoso, Jember, Banyuwangi, Lumajang hingga Pasuruan bisa masuk ke Probolinggo untuk pengiriman. Karena ada efisiensi lebih kurang 32 persen apabila barang didistribusikan dari atau melalui Kota Probolinggo. “Untuk merealisasikan City of Logistic, Pemkot Probolinggo siap memfasilitasi kegiatan reklamasi seperti perizinan, SDM hingga badan usaha,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan Pelabuhan Tanjung Tembaga untuk mewujudkan daerah ini sebagai City of Logistic atau pusat layanan logistik dinilai sangat tepat. Karena itu, pihaknya bersama tim meninjau koordinat batimetri perairan di sekitar Pelabuhan Probolinggo, Selasa, (6/10/2020).”Kegiatan tersebut sudah direncanakan atas seizin Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin terkait rencana ke depan mewujudkan Kota Probolinggo sebagai City of Logistic,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya mengundang Dishub Jatim untuk melihat secara langsung titik-titik kawasan pergudangan yang rencananya akan dioptimalkan seluas 1.000 hektare. “Titik koordinat itu batas dari potensi perluasan (pelabuhan), kedalaman juga kami perkirakan sehingga ke depan lebih ada kepastian terkait data tersebut yang harus detail melalui kajian terkait dampaknya,” tuturnya.

Sementara Kepala Dishub Jatim Nyono mengatakan kawasan logistik ke arah industri sekitar pelabuhan di Kota Probolinggo segera direalisasikan setelah survei titik-titik koordinat. Kemudian, tim teknis (juru ukur) dalam waktu tidak terlalu lama akan memastikan koordinatnya. “Upaya itu untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi Jawa Timur yang dikoneksikan dengan Kawasan Strategi Pariwisata Nasional Bromo Tengger Semeru,” katanya.

Lebih jauh Nyono menjelaskan Kota Probolinggo diwujudkan sebagai City of Logistic, yaitu kota yang melayani perdagangan dan kebutuhan logistik nasional bahkan internasional. ***

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top