Nasional

Paripurna DPR Perpanjang Pembahasan 7 RUU

JAKARTA – Dalam sidang paripurna pada Kamis (27/4/2017) ini DPR RI akan mengesahkan sebanyak 7 keputusan uji kepatutan, dan memperpanjang proses pembahasan 7 RUU. Sementara itu mengenai hak angket terhadap rekaman dugaan korupsi yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum disampaikan ke paripurna karena oleh Komisi III DPR RI belum disampaikan ke pimpinan DPR RI.

“Hak angket belum disinggung, karena masalah angket tersebut pengajuannya belum sampai ke pimpinan DPR RI. Saat ini kita akan melakukan rapat Bamus terlebih dahulu. Kalau pengajuan angket sesuai peraturan perundang undangan dan diusulkan lebih dari satu fraksi dan disampaikan ke pimpinan, baru pimpinan akan mengagendakan ke paripurna DPR,” demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Ke-7 hasil uji kelayakan dan RUU yang akan diputuskan tersebut antara lain, laporan Komisi I DPR RI tentang hasil uji kepatutan dan kelayakan terhadap calon Dewan Pengawas LPP TVRI, Komisi VII DPR RI tentang calon Ketua dan anggota BPH Migas, Komisi VIII DPR RI tentang calon anggota Dewan Pengawas Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) dari unsur masyarakat dan Komisi XI DPR RI tentang calon KAP Pemeriksa Keuangan BPK RI.

Selain itu, pengesahan RUU tentang persetujuan antar pemerintah RI dan pemerintah Republik Filipina tentang penetepan Batas Zona Ekonomi Eksklusif 2014, RUU tentang sistem perbukuan, RUU tentang pemajuan kebudayaan.

Selanjutnya tentang pengesahan perpanjangan waktu pembahasan ke-7 RUU antara lain: RUU tentang larangan minuman beralkohol, RUU tentang Wawasan Nusantara, RUU tentang Penyelenggaraan Pemilu, RUU tentang Kekarantinaan Kesehatan, RUU tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), RUU tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), RUU tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top