Nasional

Para Calon dan Pendukung Pilkada Diminta Tak Sebar Fitnah

JAKARTA, Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz meminta seluruh calon kepala daerah mengajarkan kepada masyarakat pemilinyah agar menentukan pilihan berdasarkan visi dan misi kandidat yang diusung. Dimana makin mendekati hari pemungutan suara Pilkada 15 Februari 2017 ini diharapkan tidak ada fitnah dan politik uang yang dilakukan para calon.

“Jadi, tolong ajari para pendukung dan mendidik masyarakat pemilih untuk menentukan pilihannya berdasarkan program yang disampaikan. Bukan dengan menyebar fitnah, kebohongan, berita hoax, dan apalagi politik uang,” demikian Masykurudin dalam keterangannya pada wartawan di Jakarta, Senin (6/2/2017).

Menurut Masykurudin, mendekati hari pemungutan suara pada Rabu (15/2/2017), semakin beragam cara para pendukung dan kandidat calon untuk memengaruhi pilihan masyarakat. Selain berita bohong, fitnah, juga politik primitif dengan menggunakan politik uang, atau money politic untuk menarik suara.

“Cara paling primitif dalam memengaruhi pemilih adalah dengan cara memberi uang dan atau barang untuk memengaruhi pilihan masyarakat. Semakin tinggi tensi persaingan, praktik transaksional semakin kuat,” jelas Masykurudin.

Masa kampanye akan berakhir pada Sabtu (11/2/2017). Sedangkan masa tenang dimulai pada Minggu (12/2/2017) hingga Selasa (14/2/2017). Selama tiga hari itu, pasangan calon kepala daerah harus menertibkan alat peraga kampanye.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top