Market

Pandemi Pengaruhi Psikis Pelajar, SCG Gelar Pelatihan Mental Sehat

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM– SCG, perusahaan terkemuka di ASEAN, selenggarakan pelatihan kesehatan mental virtual bagi para penerima beasiswa Sharing the Dream kategori S1 tahun 2019 pada Minggu (15/08). Pelatihan yang dipimpin oleh Ibu Indriyaningsih, S.Psi, M.Psi yang merupakan psikolog dan konselor profesional di Yayasan Pulih ini bertujuan untuk membantu SCG Scholars menjaga kesehatan mental agar senantiasa positif serta memiliki motivasi dalam belajar dan meraih masa depan kendati sedang berada dalam situasi pandemi.

Pathama Sirikul, Presiden Direktur – PT SCG Indonesia mengatakan, SCG memahami bahwa pandemi COVID-19 yang sudah terjadi hampir dua tahun lamanya di Indonesia telah begitu berdampak terhadap kondisi psikologis masyarakat, termasuk generasi muda, khususnya para pelajar. Hal ini menjadikan kesehatan mental menjadi hal yang tidak kalah penting dari kesehatan fisik. Oleh karena itu, SCG berupaya menyelenggarakan program pelatihan bagi para penerima beasiswa Sharing the Dream untuk membantu mereka menjaga kesehatan mental sehingga para mahasiswa ini tetap bersemangat dalam belajar, mengejar passion, dan meraih mimpi sebagai penentu masa depan bangsa Indonesia.

Pada pelatihan ini, para peserta yang merupakan SCG Scholars diminta untuk menuliskan satu kata/simbol/gambar yang mewakili kondisi peserta selama pandemi serta gambar/simbol yang mewakili diri sendiri, keluarga, dan pendidikan/kampus. “Kemudian, para peserta diminta menggambar peta tubuh, kondisi fisik, psikis, dan relasi sosial sebagai dampak dari tekanan. Setelah memperoleh penjelasan mengenai dampak stress bagi tubuh, peserta diminta untuk membagikan pengalaman keberhasilannya mengatasi peristiwa yang sulit. Kekhawatiran akan masa depan sebagai dampak dari adanya pandemi ini juga menjadi faktor yang memengaruhi kesehatan mental, peserta juga diminta untuk menuliskan sebuah diary berisi kekhawatiran yang dialami,” imbuhnya beberapa waktu lalu.

Sementara, Indriyaningsih selaku psikolog yang menjadi pelatih pada sesi ini memaparkan bahwa, terdapat hal yang dapat dikontrol oleh diri sendiri, yakni perilaku dan reaksi diri sendiri atas suatu hal. Namun, ada juga hal yang tidak dapat kita kontrol seperti pikiran, perasaan, dan perilaku orang lain. Untuk itu, diperlukan pengetahuan tentang lingkaran kendali dan fokus diri, yakni kombinasi yang berkesinambungan antara mengetahui hal yang penting bagi kita, hal yang berada di dalam kontrol kita, dan aksi nyata sesuai kemampuan dan tujuan yang berarti bagi kita.
“Para peserta juga diberikan penjelasan mengenai bagaimana menjaga kesehatan psikologis diri melalui rutinitas merawat diri dan latihan stabilisasi emosi sebagai solusi untuk mengatasi berbagai tekanan yang menjadi dampak psikologis dari pandemi COVID-19. Kemudian, peserta diminta untuk membuat rencana perubahan yang ingin dilakukan untuk hidup lebih sehat secara mental,” ujarnya.

“Sesi pelatihan ini membuat saya semakin mengenal diri dan kekuatan saya serta memahami bahwa yang harus kita lakukan untuk sehat mental adalah berfokus terhadap apa yang dapat kita kontrol. Saya berterima kasih kepada SCG yang konsisten mendukung pengembangan diri kami sebagai mahasiswa penerima beasiswa Sharing the Dream dan telah memfasilitasi pelatihan yang sangat bermanfaat bagi kami,” ujar Riki Kurniawan, Mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Perairan, IPB University. ***

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top