Nasional

OSO Tegaskan Tak Ada Dualisme Kepemimpinan DPD RI

JAKARTA – Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Suwardi telah mengambil sumpah jabatan pimpinan yang baru DPD, pada Selasa (4/4/2017) malam. Padahal MA sendiri telah membatalkan Tatib DPD dalam putusan judicial review yang dijadikan dasar pemilihan Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO), pada Rabu (29/3/2017) lalu.

Dengan demikian OSO secara resmi menjadi Ketua DPD terpilih setelah diambil sumpahnya oleh Mahkamah Agung (MA). OSO mengatakan MA sudah mendengar aspirasi DPD. “Mana tahu, saya sendiri ‘pengantin’. Mau datang atau nggak, sebelumnya saya nggak tahu. Jadi, MA sangat mengerti keinginan DPD,” tegas OSO di Gedung DPD RI Jakarta, pada Selasa (4/4/2017) malam.

Karena itu kata OSO, dirinya sudah menjadi Ketua DPD yang sah. Dengan begitu, maka tak ada dualisme kepemimpinan di DPD. “Tidak ada dualisme kepemimpinan DPD RI. Semua sudah selesai,” ujarnya.

Menurut OSO, tidak ada lobi untuk mengusung dirinya menjadi Ketua DPD. “Saya nggak melobi. Saya nggak melobi-lobi. Yang jelas, semua senator mempunyai hati nurani yang tulus dan ikhlas dalam semangat perjuangan daerah,” katanya.

Ketua Umum Hanura itu berjanji DPD akan lebih memperjuangkan kepentingan daerah. Seperti anggaran untuk pengembangan daerah agar dimanfaatkan seoptimal mungkin. “Jangan hanya hura-hura, jangan hanya menghabiskan uang negara, tapi uang itu diberikan peran DPD dan diserahkan ke DPD,” ungkapnya.

Namun berbagai kalangan menilai tindakan MA yang menyumpah DPD yang notabene telah melanggar putusannya telah meludahi hakikat lembaga peradilan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top