Nasional

OSO Minta Desa Jadi Garda Terdepan dalam Pembangunan

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) meminta UU No. 6 tahun 2014 tentang desa benar-benar dilaksanakan agar desa maju dan sejahtera. Sebab, desa merupakan pintu terdepan pemerintahan dalam pembangunan nasional.

“Kita semua dari desa dan besar di desa, dan desa menjadi contoh lembaga terkecil yang sangat demokratis dalam pemilihan kepala desa. Karena itu, desa harus menjadi garis terdepan dalam pembangunan nasional,” tegas OSO saat peluncuran buku ‘Membangun atau Merusak Desa’ di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (30/9/2019).

Hadir penulis buku yang juga Wakil Ketua DPD RI Akhmad Muqowam, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono, Darmayanti Lubis, Ahmad Erani Yustika, Sutoro Eko, Nata Erawan (pembicara), anggota DPD RI dan lain-lain.

Menurut OSO, sejak era Soeharto, desa dijadikan seragam dan serentak untuk modernisasi pembangunan. Sehingga desa menjadi subyek pembangunan, karena akan berdampak pada berhasil tidaknya pembangunan nasional.

“Pembangunan nasional itu ditentukan oleh berhasil-tidaknya pembangunan desa. Karenanya UU No.6 tahun 2014 tentang desa ini merupakan bagian integral dalam memperkuat otonomi daerah,” ujarnya.

OSO mengibaratkan istana negara sebagai garga depan politik nasional, sedangkan desa sebagai garda terdepan pemerintahan negara.

“Saya menyadari betul jika Pak Muqowam ini risau dengan pelaksanaan UU Desa itu karena melenceng dari ketentuan. Saya berharap buku ini menjadi perspektif bagi sudut pandang pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin untuk lima tahun ke depan,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top