Nasional

OPBK : Prabowo Pernah Kagumi Neoliberalisme

JAKARTA-Wasekjen bidang Pemerintahan Ormas Pemuda Bung Karno (OPBK) Furdiyanto Kusuma menghimbau agar Prabowo tidak hanya berbicara, alias mengumbar statemen. Semestinya mantan Danjen Koppasus itu harus bisa membuktikan ucapannya yang sekarang menentang neoliberalisme. “Alasannya, Prabowo pernah menegaskan kagum dengan paham Neoliberalisme di jaman orde baru,” katanya dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Malah, Furdiyanto mempertanyakan apa benar semudah Prabowo meninggalkan ajaran yang pernah dikaguminya. Bahkan beliau sendiri masih bilang bahwa kapitalis harus terkendali. “Karena itu, jangan hanya sekedar berbicara tapi berikan bukti,” tegasnya

Oleh karena itu, Furdiyanto berharap untuk para jajaran elit politik dan pejabat-pejabat publik lainnya tidak asal sesumbar. Sejarah Indonesia dari dulu, jaman kemerdekaan tidak pernah menginginkan negara ini berpaham kapitalis. “Para pejuang negara kita sudah sepakat bahwa negara kita sangat menentang kapitalis,” ucapnya.

Padahal, lanjut Furdiyanto, bagi Bung Karno dan Bung Hatta, Indonesia itu lebih cenderung cocok kepada sosialisme Indonesia yang sesuai dengan nilai Pancasila. “Sebab inti dari Pancasila adalah gotong royong dan point penting dalam Pancasila adalah anti penghisapan manusia terhadap manusia, serta anti penindasan bangsa terhadap bangsa,”paparnya.

Disisi lain, Tak bisa dipungkiri bahwa jaman sekarang ini masih banyak elit dan para pejabat yang lebih cenderung berpaham Neoliberalisme. Artinya lebih mementingkan pengusaha dan proyek besar ketimbang rakyat kecil. Oleh karena itu untuk itu Prabowo diminta konsisten dalam menjaga ucapannya jika memang benar sudah meninggalkan paham Neoliberalisme. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top