Headline

OJK : Satgas Incar Perusahaan Investasi Bodong di Jatim

GRESIK–Perusahaan investasi bodong di Jawa Timur diminta segera menutup usahanya. Apalagi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IV Jawa Timur (Jatim) segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi di wilayah setempat. “Satgas akan kami bentuk September ini, yang mana akan melibatkan berbagai instansi dalam pembentukannya,” kata Kepala OJK Regional IV Jatim Sukamto, Sabtu (3/9/2016).

Keberadaan satgas ini, kata Sukamto, diharapkan mampu menekan tindakan kejahatan investasi bodong di wilayah Jatim, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam melakukan investasi.

Menurut Sukamto, Satgas Waspada Investasi ini
langsung bekerja memilah beberapa laporan masyarakat Jatim yang telah masuk ke OJK.

Setelah itu, satgas akan meneruskan laporan itu ke instansi penegak hukum, untuk selanjutnya dilakukan tindak lanjut ke beberapa perusahaan investasi yang diduga bodong. “Sampai Juni 2016, total perusahaan investasi yang dilaporkan dan dipertanyakan masyarakat ke OJK, ada sebanyak 430 perusahaan,” ujarnya.

Dikatakan Sukamto, sampai Juni 2016, total perusahaan investasi yang dilaporkan dan dipertanyakan masyarakat ke OJK, ada sebanyak 430 perusahaan.

Dari jumlah tersebut, terdapat 374 perusahaan yang menawarkan investasi keuangan seperti emas, forex, e-money, e-commerce, investasi haji dan umroh.

Sedangkan sisanya yang sebanyak 56 perusahaan, memberikan tawaran berupa properti, tanaman, komoditas, dan perkebunan.

“Seluruh perusahaan yang menawarkan investasi itu, tidak satu pun yang terdaftar di OJK. Dan dari jumlah tersebut, terdapat 388 tawaran yang sama sekali tidak memiliki kejelasan izin beroperasi,” tegas Sukamto.

Ia pun menjelaskan, terkait total pengaduan masyarakat yang masuk ke OJK Jatim hingga Juli 2016, telah mencapai sekitar 500 pengaduan. Di mana dari pengaduan ini, nantinya akan dapat ditindaklanjuti dengan adanya satgas.
“Mereka akan melaporkan ke instansi penegak hukum,” pungkasnya.***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top