Perbankan

OJK Bakal Perpanjang Restrukturisasi Kredit Perbankan

OJK Bakal Perpanjang Restrukturisasi Kredit Perbankan

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM- Kebijakan memperpanjangan restrukturisasi kredit perbankan terkait dampak pandemi Covid-19 masih dalam pembahasan. Karena itu, restrukturisasi diharapkan bisa terus dilakukan dengan berbagai strategi. “Langkah ini ditempuh untuk memenuhi kepentingan semua pihak, yaitu pemerintah, otoritas, perbankan, dunia usaha dan masyarakat luas untuk mendorong pemulihan ekonomi,” kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso di Jakarta, Senin (9/8/2021).

Hingga 14 Juni 2021 lalu, total outstanding kredit restrukturisasi terdampak Covid-19 sebesar Rp 777,31 triliun.

Sebesar Rp 292,39 triliun atau 37,62 persen berasal dari UMKM, sedangkan non-UMKM sebesar Rp 484,92 triliun atau 62,38 persen.

Wimboh menuturkan kebijakan restrukturisasi kredit direspons cukup baik oleh sektor riil maupun perbankan. “Kami melihat adanya potensi untuk melakukan perpanjangan lanjutan restrukturisasi kredit di sektor perbankan,” ujarnya.

Hingga posisi 14 Juni 2021, tercatat ada 101 bank yang telah melakukan implementasi restrukturisasi kredit.

Meskipun demikian, Wimboh mengingatkan agar bank juga senantiasa memelihara rasio cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) yang memadai sebagai antisipasi menuju ke fase normalisasi. ***

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top