Industri & Perdagangan

Ngaku Sembuh Dari Covid-19, Formappi Sesalkan Dasco Sesatkan Masyarakat Soal Minum “Herbal”

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus mengkritik pengakuan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang sembuh dari Covid-19, karena minum obat herbal tertentu. Bahkan pengakuan tersebut perlu dipertanyakan, kareba dinilai telah membingungkan masyarakat.

“Informasi soal obat yang katanya memberikan kesembuhan ke Dasco, itu juga bisa menyesatkan. Jangan ajari publik untuk percaya sesuatu yang belum teruji secara ilmiah,” katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu (18/4/2020).

Padahal, kata Lucius lagi, hingga saat ini WHO menyebut belum ditemukan anti virus Corona. Makanya para ahli berlomba-lomba untuk menemukan anti virus tersebut. “Dunia kesehatan saja mengaku belum punya obat khusus untuk menyembuhkan Covid 19. Eh ada anggota DPR yang malah promo obat tertentu dengan janji menyembuhkan? Please deh…segitunya mau diakui jadi pahlawan,” tambahnya.

Masyarakat tentu sangat menyesalkan adanya ketertutupan lembaga DPR terkait dengan status anggota yang terpapar Covid 19. “Apa DPR sebegitu parahnya sehingga urusan positif dan negatif Covid ini pun menjadi rahasia yang harus disimpan,” terang Lucius.

Padahal, lanjut Lucius, sebagai Wakil rakyat mereka punya tanggung jawab untuk berhubungan dengan rakyat. Tetapi kalau ada anggota membawa penyakit menular tetapi karena dirahasiakan informasinya, maka ini tentu menjadi tragedi.”Giliran mau periksa massal mereka semangat, eh pas ada yang positif koq malah ditutup-tutupi?,” ujarnya seraya mempertanyakan.

Menurut Lucius, kabar sembuhnya Sufmi Dasco dari serangan virus Covid 19 tentu saja kabar gembira. Akan tetapi kabar itu terasa hambar karena baru diberitahukan ke publik setelah sembuh. “Bukan hanya itu, kabar itu juga dimunculkan setelah Dasco menjadi Ketua Satgas Lawan Corona yang dibentuk DPR dan mendapat banyak kritikan dari publik.

Pihaknya, sambung Lucius, tentu menghargai privacy Dasco untuk menyimpan sendiri informasi soal kesehatannya, tetapi sebagai pejabat publik memiliki tanggungjawab atas banyak orang lain agar tak tertular. “Karena virus yang kita bicarakan ini menular ke orang lain, maka tindakan menyembunyikan informasi itu baik sebagai pribadi maupun sebagai pimpinan parlemen tentu beresiko,” imbuhnya.

Bayangkan dalam kondisi hanya Dasco sendiri yang tahu, dan tiba-tiba harus bertemu dengan anggota DPR lain. Kan berbahaya tentunya. “Jadi menyembunyikan informasi soal positif Covid, jelas bukan tindakan yang benar atau tepat sebagai seorang pejabat publik karena itu bisa membahayakan orang-orang lain.”

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengaku berhasil sembuh dari virus Corona. Rahasianya adalah isolasi mandiri yang ketat dan sebuah ramuan herbal.

Dasco bercerita bahwa dia terinfeksi Corona dari adik ipar yang kebetulan suaminya positif Corona dan dirawat. Dasco menjalani rapid test dan dinyatakan positif Corona. “Isolasi mandiri tanggal 14 sampai dengan 28 Maret. Minum ini (HerbaVid-19),” sebut Dasco, Kamis (16/4/2020).

Dasco menyebut herbal yang dinamakannya HerbaVid-19 ini diracik pengobat TCM atau Traditional Chinese Medicine. Pengobat-pengobat herbal tersebut sempat belajar di salah satu universitas terkemuka di China.

“Itu diracik oleh dokter-dokter TCM di sini. Jadi kan saya ini sebagai Dewan Pembina Pengobat Tradisional Interkontinental Indonesia, itu gabungan dari pengobat-pengobat herbal yang belajar di Universitas Beijing, ada yang S1, S2, S3. Ketua perkumpulan Ibu Hafna Rosyita,” sebut Dasco.

Isolasi mandiri secara ketat dilakukannya. Dia meminum ramuan herbal itu rutin selama 7 hari, dua kali dalam sehari.
“Isolasi mandiri, minum obat itu pagi dan malam selama 7 hari. Memang bahan-bahannya kebanyakan impor,” ucap Dasco.

Kini Dasco sudah sembuh dan memimpin Satgas Lawan COVID-19 DPR RI. Karena sudah sembuh, dia ingin mewujudkan nazar yang menyangkut soal ramuan herbal ini. “Dan saya bernazar aja, kalau sembuh ya kita mau bagi-bagi gratis. Ini saya, kita stok ada untuk 3.000 pasien,” jelas Dasco. ***

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top