Nasional

MPR Minta Mahasiswa Partisipasi Perangi Radikalisme

JAKARTA, Wakil Ketua MPR Mahyudin meminta mahasiswa partisipasi aktif memerangi korupsi, narkoba dan radikalisme yang berkembang di masyarakat. Sebab, ketiga tantangan itulah yang akan mengancam Indoensia ke depan.

Demikian disampaikan politisi Golkar itu saat sambutan pada acara ‘Sosialisasi Empat Pilar MPR RI’ di depan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik IFISIP) Universitas Udayana, di Denpasar, Bali, pada Rabu (20/9).

Hadir antara lain anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar Ibu Hetifah dan Wakil Rektor III Universitas Udayana I Made Sudarma.
Dalam masalah korupsi kata Mahyudin, sudah menjadi budaya. Korupsi terjadi baik di pusat maupun daerah, mulai dari anggota DPR hingga anggota DPRD, mulai dari pejabat eselon I hingga kepala desa.

“Negara ini tidak akan maju kalau masih ada korupsi. Karena itu, korupsi harus dihilangkan kalau Indonesia mau maju, sehingga korupsi harus diperangi bersama-sama termasuk dengan mahasiswa,” ujarnya.

Demikian pula narkoba, menurut Mahyudin, data BNN menyebutkan setiap hari sebanyak 50 orang meninggal akibat narkoba. “Kasus yang terbaru adalah PCC di Kendari, Sulawesi Tenggara,” tambahnya.

Sementara itu dalam masalah radikalisme, bahwa masih ada paham-paham yang mencoba untuk mengganti ideologi Pancasila. Untuk itu, pemerintah mengeluarkan Perppu Ormas dan telah membubarkan Hizbut
Tahrir Indonesia (HTI) yang dinilai bertentangan dengan Pancasila.

“Jadi, kita harus melawan bersama-sama paham-paham radikal itu karena mengancam desintegrasi bangsa. Sosialiasi Empat Pilar MPR RI juga untuk menghadapi tiga ancaman itu,” ungkapnya.
Dikatakan, Indonesia adalah negara besar. Dan, Empat Pilar telah mempersatukan NKRI. Sehingga Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI sebagai perekat bangsa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top