Nasional

MPR: Indonesia Beruntung Memiliki Pancasila

JAKARTA, Indonesia beruntung memiliki Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Sebab dengan Pancasila bangsa ini mampu menghadapi ancaman globalisasi khususnya.bagi generasi muda.

Demikian disamaika Kepala Biro Sekretariat Pimpinan Sekretariat Jenderal MPR RI Muhammad Rizal dalam Sosilisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR RI dengan Gema Nusantara Anti Narkoba (Gentara), Gerakan Perempuan ICMI dan Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, Minggu (8/10/2017).

Sosialisasi dihadiri 300 lebih peserta para pendidik, santri Ponpes Darunnajah, anggota Gentara dan GP ICMI serta masyarakat umum.

Muhammad Rizal mengatakan Indonesia beruntung memiliki Pancasila karena Pancasila menjadi benteng dampak negatif modernisasi dan globalisasi terutama bagi generasi muda.

“Serbuan ancaman modernisasi bagi generasi muda sangat terasa. Sepwrti individualistik, bahkan mengesampingkan etika kepada orang tua, pengaruh narkoba dan film-film yang merusak moral.masyarakat.

“Jika kondisi itu dibiarkan, maka jati diri bangsa secara perlahan akan tercerabut. Padahal, bangsa Indonesia sangat dikenal sebagai bangsa yang ramah dan santun. Jadi, akan dibawa kemana generasi muda bangsa ini ke depan jika karakter bangsa pupus,” ujarnya.

Karena itu menurut dia solusinya adalah pendidikan. Dengan pendidikan yang baik dan didukung para pengajar serta lembaga pendidikan yang baik seperti Ponpes Darunnajah ini, maka optimis generasi muda akan memiliki pertahanan dari segala ancaman globalisasi tersebut.

Karena itu pendisikan etika, akhlak, moral dan karekter bamgsa.ini juga menjadi tanggung jawab para pendidik, guru dan orangtua untuk berupaya mengembalikan karakter bangsa kepada anak-anak.

Kedua, Pancasila mampu mempersatukan bangsa “Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengakui bahwa Indonesia bertahan dari segala masalah karena ada Pancasila,” katanya.

Coba bayangkan, negara sebesar Uni Soviet bisa pecah menjadi 15 negara. Sekarang negara-negara Arab seperti Irak, Iran, Libya, Yaman, Suriah dan lin-lain banyak yang hancur terkoyak-koyak karena berkonflik, berperang hanya karena perbedaan-perbedaan.

“Kalau sudah begitu lalu siapa yang susah dan menderita, ya pasti rakyat. Kita bersyukur bertahan dengan segala perbedaann dan berbagai masalah karena Pancasila,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top