Industri & Perdagangan

Motor Listrik Masih Uji Coba, Harga Dibandrol Rp12 juta-Rp15 juta

JAKARTA–Kompetisi memproduksi sepeda motor listrik terus bermunculan di Indonesia. Tidak hanya Honda dan Suzuki, bahkan PT.Garansindo memunculkan Zero Motorcyclesnya. Diprediksi harga motor listrik dibandrol sekitar Rp12 juta – Rp15 juta/unit. ”Kami tetap memikirkan dan persiapkan, apa yang bisa dilakukan untuk menjamin keselamatan, emisi, dan lain-lain yang terkait dengan motor listrik hingga pada saatnya kita gulirkan kebijakannya,” kata Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata di Jakarta.

Hanya hanya saja menyinggung soal regulasi, kata Gunadi, hal ini masuk dalam pemikiran para produsen. Karena bagaimanapun juga teknologi selalu berkembang. “Kalau memang ada yang memikirkan ke arah sana. Bagaimana pun juga, barangnya sudah ada,” tambahnya.

Sementara PT Astra Honda Motor (AHM) dalam program Uji Coba Perilaku Berkendara‎ Sepeda Motor Listrik telah menguji dua unit sepeda motor listrik Honda EV Neo. Uji coba ini dilakukan pada periode September-Oktober 2016, melibatkan para pengguna sepeda motor di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

Metode uji coba dilakukan melalui pengamatan dan pengalaman perilaku berkendara dengan sepeda motor listrik Honda EV Neo yang disediakan sepanjang program berlangsung. “Ke depan kita berharap dapat bersama-sama menyuguhkan solusi mobilitas yang terbaik untuk masyarakat di masa mendatang,” kata Direktur Pemasaran AHM Margono Tanuwijaya di Jakarta.

Menurut Margono, sebagai industri sepeda motor di Indonesia, pihaknya senantiasa menyempurnakan teknologi yang ramah lingkungan agar dapat menyuguhkan kesenangan dan kenyamanan berkendara yang lebih baik. ”Kami berharap, motor listrik Honda ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam program ini agar kita bisa memahami perilaku berkendara dengan sepeda motor listrik,” ujarnya.

Guna mendukung keberhasilan program ini, Honda EV Neo juga dilengkapi alat pemantau posisi kendaraaan berupa GPS Tracker untuk mempelajari perilaku berkendara pemakainya. Alat pemantau posisi disediakan oleh PT Telekomunikasi Selular.

Perkembangan teknologi dan kebutuhan mobilitas masyarakat memberikan tantangan tersendiri bagi semua pihak untuk terus melakukan inovasi dalam menyuguhkan transportasi yang paling sesuai untuk masyarakat. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top