Nasional

Meski Kinerja KH Maruf Naik, Namun Tetap Dibawah Jokowi

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kinerja Wakil Presiden KH Maruf Amien mulai meningkat. Hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI) menyebut 50,8% responden puas dengan Wakil Presiden (wapres). Namun demikian, survei menyebut kinerja KH Maruf masih dibawah Presiden Jokowi.

“Salah satu faktor yang membuat tingkat kepuasan terhadap kinerja wapres menurun adalah minimnya respon wapres terhadap beberapa isu yang belakangan cukup krusial terutama yang berkaitan dengan Islam politik,” kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno di Jakarta, Senin (22/2/2021).

Survei menyebut responden yang tidak puas terhadap KH Maruf mencapai 43,8 persen, dan 5,4 persen tidak menjawab.
“Namun begitu, sejak awal tahun kinerja Ma’ruf Amin menunjukkan peningkatan yang nyata dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Wapres, kata Dosen UIN Syahid, mulai banyak merespon isu-isu nasional seperti soal ekonomi syariah. “Bagaimanapun juga ini angka yang positif untuk kepuasan atas kinerja Kyai Ma’ruf karena sebelumnya angkanya jauh lebih rendah, bahkan menyentuh angka 30 persen untuk ketidakpuasan kinerja Wapres,” katanya.

“Status Ma’ruf Amin sebagai ulama tentunya membuat kelompok Islam memiliki ekspektasi cukup tinggi terhadap respon dan pembelaan wapres terkait isu yang beririsan dengan kelompok Islam,” katanya.

Dalam melakukan survei ini, Parameter Politik Indonesia menyasar populasi warga yang telah memiliki hak pilih. Sampel survei ini adalah 1.200 responden, diambil dengan metode simple random sampling dari 6.000 data target yang pernah diwawancara tatap muka pada September 2017-Desember 2020.

Margin of error survei sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei terbaru PPI ini dilakukan pada 3-8 Februari 2021 dengan menggunakan kuosiner via telepon (telepolling).

Diakui Adi, sentimen Pilpres 2019 masih mewarnai hasil survei nasional terkait kepuasan atas kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, meski Pilpres sudah berlalu hampir satu setengah tahun.

Tingkat kepuasan publik yang lebih rendah atas kinerja Presiden Jokowi terjadi di sejumlah wilayah yang bukan basis pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf ketika Pilpres 2019.

Wilayah itu antara lain Banten, Jakarta, dan Jawa Barat yang menunjukkan tingkat ketidakpuasan 42,4 persen.
Padahal, tingkat kepuasan atas kinerja Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden selama hampir satu setengah tahun periode keduanya ini sebesar total 65,4 persen dan total 29,1 persen tidak puas serta 5,5 persen tidak menjawab.

Selain soal faktor wilayah basis pemilih pada Pilpres 2019, hasil survei nasional yang dilakukan lembaga yang dipimpinnya itu menunjukkan kalangan konstituen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang saat pemilu mendukung pasangan Prabowo-Sandi menunjukkan tingkat ketidakpuasan 64,1 persen. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top