Nasional

Mendesak, Pembangunan Pusat Studi Genomik

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM- Pembangun pusat studi genomik atau Indonesia Genome Institute and Studies (INA GENIUS) yang akan bertanggung jawab terhadap setiap potensi serta perubahan genetik yang berdampak besar bagi kesehatan masyarakat sudah saatnya dilakukan.

Penegasan disampaikan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. DR Budi Wiweko SpOG mencermati kasus penyebaran virus COVID-19 atau Virus Corona di Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Menurutnya, kesehatan adalah salah satu investasi utama dalam indeks pembangunan manusia yang dapat mengantarkan sebuah negara menjadi pemimpin dunia. Paling tidak, dibutuhkan akses serta kualitas pelayanan kesehatan yang prima bila pemangku kepentingan ingin menjamin hadirnya kesehatan bagi semua sesuai slogan WHO.

“Sudah waktunya bagi kita untuk membangun pusat studi genomik atau Indonesia Genome Institute and Studies (INA GENIUS) yang akan bertanggung jawab terhadap setiap potensi serta perubahan genetik yang berdampak besar bagi kesehatan,” ucap Budi.

Untuk itu, ke depan penanganan wabah SARS CoV-2 tersebut penanganannya harus tepat dan mrnjadi prioritas utama. Budi menjelaskan mutasi genetik telah mengubah perangai Virus Corona menjadi tidak dikenali dan menyerang semua sistem imunologi tubuh manusia hingga lumpuh.

“Susunan struktur genom mikroorganisme dan manusia menjadi modal penting bagi sebuah negara untuk membangun serta melindungi warga negaranya dari serangan penyakit di masa datang,” urainya.

Dunia kesehatan mencatat bahwa kemajuan teknologi genom, digital dan kecerdasan buatan, saat ini mendominasi perkembangan layanan kesehatan dengan fokus utama berorientasi pasien. Revolusi industri 4.0 menyadarkan kita semua akan hadirnya inovasi disrupsi bagi sektor kesehatan.

Namun, Wakil Direktur Indonesia Medical Education Research Institute (IMERI) FKUI ini mengatakan belum selesai kajiannya menyikapi hal tersebut, pandemi Virus Corona telah menyerang lebih dari 100.000 orang dan merenggut tidak kurang dari 8000 jiwa di 149 negara di dunia. Virus yang awalnya merebak dari kota Wuhan ini benar-benar membuat semua manusia kalang kabut mencoba untuk menghentikan agresifitasnya.

“Human genome project yang telah memetakan 20.000 – 30.000 gen menjadi bekal landasan umat manusia untuk berpikir bagaimana genom berkorelasi dengan suatu penyakit. Suatu penyakit akan bermanifestasi bila gen peletup penyakit teraktivasi akibat pengaruh lingkungan dan gaya hidup,” sebut Sekjen Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri Dan Ginekologi Indonesia (POGI) ini.

Demikian pula dengan respons pengobatan akibat penyakit tertentu yang sangat dipengaruhi oleh sensitifitas orang terhadap jenis obat yang diberikan. Budi mengatakan Riset di bidang genomik memberikan pihaknya kemampuan untuk meramalkan risiko seseorang mengidap penyakit degeneratif tertentu sekaligus respons kesembuhan pada pengobatan.

“Tidaklah heran setiap negara berlomba-lomba memetakan genomik penduduknya serta mengembangkan kemampuan untuk memetakan potensi patogen-patogen berbahaya yang lahir secara tidak sengaja akibat ulah manusia,” kata Budi yang juga Ketua Komisi 2 Senat UI.

Indonesia yang memiliki 260 juta penduduk serta lebih dari 600 suku bangsa sangat berpotensi untuk memanfaatkan kekayaan ini bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakatnya.

Pengembangan obat berbasis genetik niscaya akan mendorong lahirnya obat berbahan alami Indonesia yang dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan bio diversitas terbanyak di dunia.

Pandemi Corona dapat mengakselerasi terbukanya kotak pandora teknologi kesehatan Indonesia untuk berupaya melindungi segenap tumpah darah tercinta.

Budi mencontoh Jambu biji merupakan salah satu tanaman yang mengandung bahan aktif potensial sebagai anti virus Corona. Temuan ini tentu sangat penting dan krusial untuk ditindaklanjuti oleh kita bersama. Perjalanan panjang dan penuh tantangan harus kita jalani sebagai bagian dari upaya kita membangun ketahanan kesehatan Indonesia.

“Adanya pandemi Virus Corona merangsang kita untuk berpikir serta bertindak kritis dan inovatif mengatasi ujian yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa,” tegasnya.(**)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top