Nasional

Mendagri Tunjuk Wakil Walikota Cilegon Gantikan TB. Iman Aryadi

JAKARTA, Menyusul operasi tangkap tangan (OTT) Walikota Cilegon, Iman Aryadi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat lalu, Mendagri Tjahjo Kumolo telah menandatangani Surat Keputusan (SK) bagi Wali Kota Cilegon sebagai pelaksana tugas (Plt) kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim untuk ditindaklanjuti.

“Pada Senin hari ini saya sudah teken suratnya. Dirjen Kemendagri menyerahkan kepada Pak Gubernur Wahidin Halim di Banten, sampai ada keputusan hukum tetap,” tegas politisi PDIP itu pada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (25/9/2017).

Namun kata Tjahjo, dirinya tetap memegang asas praduga tak bersalah kepada Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi, sampai ada keputusan hukum tetap. “Kita tunggu sampai ada keputusan hukum tetap,” pungkasnya singkat.

Sebelumnya, KPK mengamankan uang ratusan juta rupiah dalam OTT Tubagus Iman Ariyadi tersebut. Dugaan sementara, ada transaksi izin kawasan industri di daerah Cilegon.

Dalam kasus ini, Iman dan Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Cilegon Ahmad Dita Prawira diduga menerima suap Rp 1,5 miliar dari PT Brantas Abipraya dan PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC).

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, kronologi penangkapan diawali saat petugas KPK menangkap CEO Cilegon United Football Club berinsial YA di Kantor Bank BJB cabang Cilegon.

“Pada Jumat sore, sekitar 15.30 tim KPK mengamankan YA sesaat setelah melakukan penarikan uang Rp 800 juta. YA dan 3 orang staf dan uang Rp 800 juta diamankan,” kata Basaria.

Setelah itu, tim KPK menunju kantor Cilegon United Football Club dan mengamankan lagi uang Rp 352 juta. Uang itu diduga sisa dana pemberian pertama yang ditransfer PT KIEC kepada Cilegon United Football Club sebesar Rp 700 juta.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top