Nasional

Menag RI akan Teken MoU Haji dan Umroh dengan Raja Saudi

JAKARTA – Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin berjanji akan memanfaatkan kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia pada awal Maret 2017 mendatang. Diantaranya akan menandatangani lima ‘Memorandum of Understanding (MoU)’ atau nota kesepahaman dengan Pemerintah Indonesia terkait penyelenggaraan ibadah haji, dan bantuan bagi 110 korban jiwa akibat jatuhnya crane di Makkah.

“Setidaknya ada lima MoU yang disiapkan dengan pemerintah yang sudah mendapatkan persetujuan dengan pemerintahan Kerajaan Saudi Arabia. Dua di antaranya terkait Kementerian Agama seperti penyelenggeraan ibadah haji dan umroh,” tegas Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Gedung DPD RI Jakarta, Senin (27/2/2017).

Sedangkan MoU kedua di bidang pendidikan keagamaan dan peningkatan kerja sama kebudayaan di antara kedua negara. “Terkait penyelenggaraan haji dan umroh, ada beberapa poin kesepahaman yang nantinya akan ditindaklanjuti dengan program-program yang lebih rinci,” ujarnya.

Pada dasarnya, kata Lukman, MoU itu untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umroh. Namun dia tidak merinci apakah MoU tersebut termasuk soal kuota haji. Sebab, beberapa pihak menginginkan agar kedatangan Raja Salman dapat membawa dampak pada peningkatan kuota haji.

Menurut Lukman, Indonesia baru saja mendapatkan penambahan 10.000 kuota haji dan hanya indonesia negara yang diberi tambahan kuota. “Jadi kita harus syukuri dulu penambahan kuota. Jangan 10.000 belum dimanfaatkan sudah minta lagi. Tentu kan kita harus menenggang yang lain,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top