Market

Melantai di Bursa, LABS Bidik Dana Segar Rp71,4 miliar

Melantai di Bursa, LABS Bidik Dana Segar Rp71,4 miliar
Logo BEI/Sumber Foto: Dok BEI

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COMPT.UBC Medical Indonesia Tbk ) resmi menggelar Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten distributor alat kesehatan berkode LABS itu membidik dana segar Rp71,4 miliar. “Dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi efek, akan digunakan untuk modal kerja perusahaan,” kata Direktur Utama LABS, FX Yoshua Raintjung di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Pada awal sesi, harga saham LABS melonjak 34,3 persen. Kenaikan yang signifikan itu membuat harga saham LABS bertengger di level Rp137 per saham. Adapun harga penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) LABS ditetapkan Rp102 per saham. Sebagai informasi, LABS melepas 700 juta lembar saham baru, atau 17,7 persen dari modal disetor perseroan. Ini antara lain untuk pembelian barang dagangan, pembelian bahan baku produksi, biaya pemasaran, biaya penjualan dan biaya operasional lainnya.

Lebih jauh Yoshua menjelaskan bahwa langkah perusahaan menjadi perusahaan tercatat adalah untuk meningkatkan kapasitas pendanaan perusahaan dan tata kelola untuk lebih baik lagi. “Saya optimistis dengan prospek industri kesehatan saat ini, terutama pasca Covid-19, pemerintah mulai akan memfokuskan anggaran kesehatannya pada program yang sifatnya promotif dan preventif,” kata Yoshua, di Main Hall BEI.

Dia mengatakan, kinerja perusahaan sampai Desember 2023 masih mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif. Selama tiga tahun terakhir perseroan telah meningkatkan reputasinya di pasar alat kesehatan sebagai salah satu pemasok unggulan untuk produk skrining bayi baru lahir dan infeksi tuberkulosis laten (ILTB).  Sebelumnya, dalam penawaran umum saham LABS mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) yang tercatat lebih dari 250 kali, dengan jumlah investor sebanyak lebih dari 31.275 investor yang terdiversifikasi baik investor perorangan, institusi, nasional, maupun asing.***

Penulis    :   Chandra

Editor      :   Chandra

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top