Headline

Mau Ikut Merger, BTN Siap Bahas Nasib UUS Dengan Meneg BUMN

Fadel Muhammad-Pahala Mansuri

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Merger Bank Syariah BUMN belum mengikutsertakan BTN (BBTN), namun bukan berarti peluang tersebut tertutup. Saat ini proses merger Bank Syariah hanya melibatkan tiga bank, yakni BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah. “Kita memang belum ikutan, namun kita akan berbicara dengan pemegang saham bagaimana ke depannya,” kata Dirut BTN Pahala Nugraha Mansury usai menemui Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Pahala menjelaskan manajemen BTN akan mematuhi regulasi yang mengatur bahwa seluruh Unit Usaha Syariah (UUS) harus dipersiapkan menjadi BUS pada 2023 mendatang. “Memang, yang ikut serta dalam program merger harus dalam bentuk BUS (badan usaha syariah), sementara BTN Syariah, ini masih dalam bentuk UUS,” ujarnya.

Lebih jauh kata Pahala, hingga saat ini belum ada negosiasi apapun soal keberadaan BTN Syariah. “Kita masih menunggu pemegang saham, bagaimana rencananya soal UUS BTN,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad mengaku mendukung proses merger bank-bank syariah milik Himbara (Himpunan Bank Negara). Karena asetnya kecil-kecil, maka dengan merger asetnya menjadi besar.

Fadel berharap tiga hal yang dicapai dalam merger bank syariah tersebut, pertama-perbankan syariah ini baru tumbuh sekitar 5% lebih. Maka dengan penggabungan tersebut, bisa tumbuh 10% lebih ke depan.

Kedua, merger bank syariah ini bisa daya jangkaunya lebih luas pangsa pasar, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Ketiga, bank syariah bisa bekerjasama dengan daerah-daerah. “Makanya, kita mendujkubg terjadinya merger bank syairah tersebut. Janjinya pertengahan tahunn depan (2021) sudah selesai,” pungkasnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top