Nasional

Masyarakat Sipil Minta Semua Pihak Hormati Rekapitulasi KPU

JAKARTA, Masyarakat Sipil untuk Pemilu Damai dan Berkeadaban meminta kepada semua pihak untuk menghormati proses dan tahapan rekapitulasi penghitungan suara secara manual dan berjenjang oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum).

Yaitu dari tingkat kecamatan, yang untuk berikutnya akan dilanjutkan di tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan akhirnya secara nasional di KPU RI.

“Semua pihak, khususnya pasangan calon, partai politik, caleg, maupun tim kampanye dan tim pemenangan diminta mengedepankan sikap yang membawa kedamaian dan mempersatukan seluruh elemen bangsa,” demikian keterangan tertulis yang disampaikan Minggu (21/4/2019).

Karena itu, elit diharapkan tidak melontarkan pernyataan yang spekulatif, provokatif, dan bisa membelah sesama warga masyarakat. Kedepankan perilaku yang proporsional dan berbasiskan komitmen untuk berdemokrasi secara konstitusional sesuai dengan aturan hukum yang ada.

Semua pihak hendaknya menempuh proses hukum sesuai mekanisme yang ada jika menemukan dugaan terjadinya kecurangan atau pelanggaran dalam proses pemilu.

Aparat penegak hukum baik Bawaslu, kepolisian, kejaksaan, maupun pengadilan mutlak bekerja secara transparan, profesional, akuntabel, dan adil dalam menyelesaikan setiap dugaan pelanggaran pemilu yang mereka tangani.

KPU beserta jajarannya juga diharapkan tetap menjaga profesionalisme dan integritasnya dalam menuntaskan tahapan pemilu yang masih berlangsung.

Mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta komunikasi publik yang responsif dan terukur dalam merespon berbagai dinamika yang ada di masyarakat. Sehingga publik bisa mendapatkan informasi yang benar dan akurat serta tidak terjebak pada spekulasi yang bisa berkembang liar menjadi ketidakpercayaan pada proses yang sedang berjalan.

Bawaslu harus melakukan pengawasan yang optimal atas proses tahapan yang masih berjalan khususnya rekapitulasi penghitungan suara secara berjenjang. Serta memproses temuan dan laporan dugaan pelanggaran yang ada sesuai dengan jadwal dan prosedur yang berlaku.

Terakhir kepada seluruh pemilih diharap tetap mengedepankan sikap damai dan proporsional terutama menyikapi berbagai pemberitaan yang memerlukan klarifikasi dan pengecekan atas kebenaran dan validitasnya. Jangan mudah terprovokasi apalagi ikut menyebarkan sesuatu yang belum bisa dipastikan akurasinya.

Demikian pernyataan ini disampaikan Masyarakat Sipil untuj Pemilu Damai dan berkeadaban: Sunanto, Jeirry Sumampow, Titi Anggraini, Feri Amsari, Arif Susanto, Hadar Nafis Gumay, Ari Nurcahyo, Chalid Muhammad, Lucius Karus, Veri Junaidi, Wahidah Suaib, Ray Rangkuti.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top