Nasional

Masinton: Bicara TKI Itu Bukan Soal Angka, Tapi Nyawa

JAKARTA, Anggota Timwas TKI DPR RI dari FPDIP Masinton Pasaribu menegaskan jika bicara tenaga kerja Indoensia (TKI) di luar negeri itu bukan saja masalah angka-angka yang mencapai ratusan ribu bahkan jutaan orang, melainkan soal jiwa bangsa ini yang harus dilindundungi dan diselamatkan, meski hanya satu jiwa. Untuk itu pemerintah harus hadir dan negara tegas dalam menegakkan hukum demi anak bangsa tersebut.

Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR RI itu pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Senin (30/1/2017). “Rentetan masalah TKI ini bukan soal angka, tapi jiwa manusia. Karena itu negara harus melindungi secara maksimal. Baik Kemenaker maupun Kemenlu RI harus bisa memulangkan TKI yang bermasalah. Baik yang terancam jiwanya maupun yang tidak digaji, khususnya di Saudi Arabia,” kata Masinton.

Karena itu kata Masinton, hukum harus ditegakkan terhadap PJTKI yang terbukti menyalahgunakan kewenangannya. “Jadi, sanksi hukum pada perusahaan sudah maksimal belum? Selain izinnya dicabut, hukum seberat-beratnya. Sebab, masalah TKI ini pasti melibatkan penyelenggara negara dan perusahaan bisa dikenai TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang), agar PJTKI itu jera,” katanya singkat.

Sebelumnya Rieke Diah Pitaloka, anggota Timwas TKI FPDIP DPR RI menyebutkan jika pihaknya sedang mengurusi pemulangan 45 TKI di Saudi Arabia. Mereka kini menderita dan ingin pulang ke Indonesia, akibat terlantar dan terindikasi sebagai korban perdagangan manusia (trafficking).

Rieke di pressroom DPR RI sempat memutar rekaman film yang sempat direkam melalui handpone (Hp) dan rekaman itu terselamatkan. Mereka dalam rekaman itu menangis, kelaparan, tidak digaji, dan hidupnya trelantar.

“Hingga saat ini, ada sekitar 45 TKI yang berada di penampungan milik TTCo di daerah Obhur, kota Jeddah. Mereka dari jaringan di Saudi. Pada tanggal 26 Januari 2016 pihak KJRI telah melakukan penggerebekan bekerja sama dengan kepolisian setempat. Saat ini KJRI sedang menunggu pembebasan 45 TKI yang ditahan untuk dimintai keterangan,” katanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top