Market

Martin Ungkap Penghambat UMKM Naik Kelas

Wakil Ketua Komisi V DPR Faks Partai Nasdem, Martin Manurung/Foto : Anjasmara

YOGYAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia untuk mencapai “naik kelas” agaknya masih sulit, karena terkendala sejumlah faktor. Beberapa faktor penghambat itu, antara lain standardisasi produk, pemasaran, serta kendala pengiriman dan logistik. “Kami ingin mendengar langsung terkait dukungan PT BRI (Persero) Tbk, terhadap UMKM melalui program Brilianprenenur,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung kepada wartawan, Rabu (24/11/2021).

Politisi Nasdem ini mengakui kontribusi UMKM cukup besar terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan catatan, Maret 2021, jumlah pelaku UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 61,07 persen. “Namun UMKM nasional masih sulit menembus pasar global,” ujarnya.

Oleh karena itu, Martin berharap program Brilianpreneur UMKM Export ini mampu membuat UMKM ini memperluas jangkauan ke pasar global. “Makanya, 400 pelaku UMKM binaan PT BRI harus bisa memanfaatkan kegiatan pameran, business matching, talkshow, bazar online serta UMKM Award,” paparnya.

Legislator dari Dapil Sumsel mendorong target utama dari program Brilianprenenur tersebut agar pelaku UMKM dapat naik kelas dan Go Global. Selama ini UMKM hanya diperlakukan sebagai usaha kecil yang perlu dibantu. Namun sekarang, kata Martin lagi, justru dengan adanya program BRIlian Preneur ini ada sarana bagi UMKM untuk naik kelas. “Dan itu sudah terbukti meskipun skalanya masih kecil,” ujarnya.

Dijelaskannya, program BRIlian Preneur ini baru berjalan tiga tahun dan pihak BRI juga masih mencoba untuk menyerap lebih banyak lagi. “Mungkin mereka perlu melakukannya secara prudent supaya pelaksanaannya ini bisa berkelanjutan. Kami pada prinsipnya sangat menyambut dan kami merasa cukup surprise juga bahwa sebenarnya BRIlian Preneur ini sudah mengalami peningkatan yang cukup baik,” pungkasnya. ***

Penulis  : Iwan Damiri
Editor    : Kamsari

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top