Nasional

Mantan Pengurus Ansor Jadi Dirjen Pendidikan Islam Kemenag

Muhammad Ali Ramdhani

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Mantan Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Jawa Barat Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani dilantik menjadi Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama. Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Agama Fachrul Razi di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (10/8/2020).

Hadir dalam pelantikan itu, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi dan Plt Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar. Pelantikan juga dihadiri Staf Khusus dan Staf Ahli Menteri Agama, dan Pejabat Eselon I lainnya. Seperti diketahui, Muhammad Ali Ramdhani adalah Dosen UIN Sunan Gunung Djati dan merupakan putra dari Alm Prof KH Cecep Syarifuddin.

Menag berharap pelantikan pejabat Eselon I ini menjadi amunisi baru bagi Kemenag dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. “Sebuah tantangan yang luar biasa, hampir satu tahun kita mengalami kekosongan enam jabatan Eselon I, tetapi selama ini Kemenag tetap bisa berlari dengan kencang,” ujarnya.

Selain Ali Ramdhani, empat pejabat lainnya yang ikut dilantik adalah, Adapun daftar nama pejabat yang dilantik, sebagai berikut: Dr. Deni Suardini, SE, AKT, M.M, CFRA, CA, QIA sebagai Inspektur Jenderal, Yohanes Bayu Samodro, S.Pd, M.Pd sebagai Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, Dr. Tri Handoko Seto, S.Si, M.Sc sebagai Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu dan Prof. Dr. Achmad Gunaryo, MsocSc sebagai Kepala Balitbang Diklat. “Hari ini, lima jabatan telah diisi. Kami berharap, dengan kehadiran Bapak-Bapak, Kementerian Agama akan dapat berlari jauh lebih kencang. Sekali lagi, saya ucapkan selamat menunaikan tugas dengan baik,” imbuhnya.

Menag menegaskan bahwa pejabat yang baru dilantik, tidak berhutang budi kepada siapa pun di Kementerian Agama. Menag lalu menyitir pesan yang pernah disampaikan Baharuddin Lopa. “Banyak yang salah jalan, tapi merasa tenang karena banyak teman yang sama-sama salah. Beranilah menjadi benar meskipun sendirian,” tegas Menag.

“Semakin banyak pejabat yang memiliki karakter yang baik, berani melakukan hal yang benar, akan semakin baik bagi organisasi. Buang jauh-jauh ego sektoral dan mental feodal dalam memberikan layanan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top