Nasional

Mahfud MD & Transformasi Nilai

*) Imron Rosyadi Hamid

Beberapa waktu lalu saya dan Gus Aam Tambakberas (Ketua PW Ansor Jawa Timur) bertemu Pak Mahfud MD (MMD) di sebuah hotel di Surabaya. Selain bersilaturahmi, saya menyampaikan salam dari Kasatkornas Banser Alfa Isnaeni kepada Pak MMD sebagai bagian dari dukungan moral kepadanya.

Dukungan terhadap Pak MMD yang mantan Ketua MK itu karena kita melihat figurnya yang dibutuhkan Indonesia hari ini untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan kenegaraan dan kebangsaan : selain penegakan hukum juga bisa mengatasi semakin melebarnya segregasi sosial akibat konflik berbasis isu agama.

Dalam konteks _nahdliyyin_, ada dua hal yang perlu kita pertimbangkan dari sisi transformasi nilai atas figur Pak MMD ini :
Pertama, munculnya nama Pak MMD juga mantan Menhankam ini memenuhi standar _”laa tas’al ‘an al imarah”_ (jangan kau meminta-minta jabatan) sebagai sebuah nilai yang harusnya “diugemi” kalangan NU. Banyaknya dukungan kepada Pak MMD menjadi antitesa dari membanjirnya baliho Cak Imin (Muhamin Iskandar) di berbagai daerah yang seolah-olah “minta jabatan” untuk dipinang menjadi Cawapres. Kondisi ini diperparah dengan ‘tersumbatnya’ figur-figur NU lain di luar Cak Imin sebagai Ketum PKB untuk bisa tampil ke depan hanya karena mereka bukan pimpinan parpol.

Tidak ada instrumen seleksi secara bottom up melalui konvensi yang free dan fair di parpol-parpol berbasis NU.

Yang kedua, saya agak surprise dengan pernyataan Pak MMD semalam ketika bicara terbatas dengan kita, dia bilang : sudah banyak para pemilik modal yang mendekat kepadanya agar bisa mulus menjadi cawapres, tapi Pak Mahfud menolak tawaran itu dan bilang ke mereka : *lebih baik saya tidak jadi calon jika harus melalui proses yang tidak bersih.*

Pak MMD ingin memulai proses pencalonan, jika memang nantinya dipilih Pak Jokowi, melalui sebuah mekanisme alamiah dan bersih.
Ini yang membuat saya, dan banyak yang lain salut dengan figur Prof Mahfud MD, : tak sekedar urusan pilpres, tapi ada transformasi nilai yang coba ia tawarkan dalam proses ini. ****

*)Rois Syuriah PCINU Tiongkok

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top