Perbankan

Laba Anjlok 61%, BMHS Genjot Implementasi Platform Digital

Laba Anjlok 61%, BMHS Genjot Implementasi Platform Digital
BMHS melalui unit usahanya Diagnos Laboratorium Utama (DGNS) menggandeng Mayo Clinic Laboratories/Sumber Foto: PT Bundamedik Tbk

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM- Pada Tahun Buku 2022, Kinerja keuangan PT.Bundamedik Tbk (BMHS) tercatat melorot dibanding setahun sebelumnya pada tahun buku 2022. Karena itu untuk mendorong pertumbuhan bisnis di 2023, perseroan mengoptimalkan implementasi digital platform. “BMHS menutup Tahun Buku 2022 dengan pendapatan senilai Rp1,66 triliun atau melorot hingga 12,17 persen (year-on-year),” kata Komisaris Utama BMHS, Ivan Sini di Jakarta, Kamis (6/4/2023).

Berdasarkan laporan keuangan BMHS untuk Tahun Buku 2022, perseroan hanya mampu meraih laba bersih senilai Rp82,23 miliar atau ambles hingga 61,66 persen dibanding setahun sebelumnya yang sebesar Rp214,49 miliar.

Ivan menyampaikan, seiring dengan kondisi industri kesehatan yang masih menantang dengan preferensi masyarakat terhadap kesehatan yang semakin dinamis di era post-pandemic, BMHS tetap optimistis mampu membukukan capaian positif di 2023. Selain mengoptimalkan fundamental yang telah dibangun selama pandemi, lanjut Ivan, strategi penguatan resources dan adopsi teknologi, serta inisiatif yang mendukung potensi medical tourism di Indonesia juga akan menjadi fokus perusahaan. “Dari segi pertumbuhan, BMHS mengutamakan pertumbuhan yang terukur untuk 2023,” ucapnya.

Menurut Ivan, BMHS akan fokus mengutamakan sisi operasional sebagai bentuk implementasi dari investasi yang telah dilakukan sebelumnya dengan memprioritaskan digital platform yang telah dibangun.

Dia menambahkan, selama pandemi BMHS juga telah mempersiapkan armada, seperti penambahan fasilitas, pembentukan beberapa inisiatif seperti mulai berjalannya medical tourism dengan pasien dari Australia dan New Zealand.***

Penulis      :    Chandra

Editor        :    Chandra

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top