Nasional

Kutuk AS, Fadel Muhammad Kunjungi Dubes Iran

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad mengutuk keras dan menyesalkan tindakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang membunuhan Jenderal perang Iran Qasem Soleimani dengan bom tanpa awak di Irak pada Jumat (3/1/2020) lalu.

Qassem Sulaimani adalah pimpinan dari Quds Force selaku satuan pasukan khusus yang dimiliki salah satu bagian dari pasukan bersenjata Iran, Revolutionary Guards. Ia tewas dalam serangan di Baghdad, Irak.

“Kita sangat menyesalkan tindakan arogan Amerika Serikat tersebut,” demikian Fadel Muhammad anggota DPD RI dari Gorontalo itu, saat bertemu Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Khoush Heikal Azad, di Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Menurut Fadel, tindakan Amerika terhadap Jenderal Soleimani itu juga terkait dengan masalah kemanusiaan Hak Asasi Manusia (HAM) yang berhubungan langsung dengan masyarakat internasional.

“Untuk itu kami turut berduka cita atas gugurnya pahlawan Iran tersebut. Kami juga berharap ada jalan keluar yang terbaik yakni perdamaian antara kedua negara,” kata Fadel.

Karena itu dia minta pemerintah Indonesia mengambil sikap atas konflik yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pasca serangan udara militer AS, yang menewaskan komandan tinggi militer Iran Mayor Jenderal Qasem Soleimani, di Irak

Fadel melihat, pernyataan sikap Indonesia penting sebab konflik AS-Iran tersebut telah menjadi isu global dan juga berpotensi menimbulkan dampak besar secara global pula.

“Saatnya Indonesia berperan dalam isu yang sangat krusial ini. Sebab, konflik panas tersebut bukan hanya masalah AS-Iran saja tapi menjadi masalah kemanusiaan yang banyak negara mesti berperan termasuk Indonesia,” ujarnya.

Fadel jua mengapresiasi sikap pemerintah Iran yang akan berusaha mengambil jalan damai dalam penyelesaian konflik dengan AS. “Dubes Iran menyatakan bahwa sikap Iran yang terbaru saat ini adalah berusaha menahan diri atau cool down, berupaya keras tidak membuat ketegangan lebih panas lagi. Itu menurut saya hal yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Dubes Iran atas nama pemerintah dan rakyat Iran menyatakan apresiasi dan rasa terima kasih yang sangat mendalam. “Kami sangat berterima kasih, kami memang sangat kehilangan sosok pahlawan kami. Rasa simpati Pimpinan MPR dan rakyat Indonesia adalah penyejuk bagi kami,” ungkap Khoush.

Iran juga telah melakukan balas dendam dengan membombardir pangkalan militer AS diu Irak pada Rabu (8/1/2020) lalu. “Setidaknya 80 personil militer terbunuh pada serangan itu,” kata televisi pemerintah sebagaimana dilansir dari AFP.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top