Nasional

Kursi DPR Bertambah Tak Masalah Meski Gaji Berkurang

JAKARTA, Wakil Ketua Komisi II DPR RI M. Lukman Edy menilai penambahan kursi di DPR merupakan hal yang hampir tak terelakKan. Hal itu merujuk kepada penambahan jumlah penduduk dan daerah otonomi baru (DOB) yang saat ini belum memiliki wakil di DPR. Daerah DOB yang saat ini belum memiliki perwakilan di DPR adalah Kalimantan Utara.

“Memang berdasarkan teori jantung, jumlah kursi di DPR itu berdasarkan akar pangkat tiga dari jumlah penduduk, maka memang berdasarkan proporsionalitas jumlah penduduk. Selain itu masih ada provinsi Kalimantan Utara yang belum punya wakil,” tegas politisi PKB itu pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Menurut Lukman, saat ini melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu, DPR sedang berusaha mengatur kembali sebaran kursi yang ada di semua daerah. Pasalnya, saat ini ada beberapa daerah yang jumlah kursinya timpang dengan daerah lainnya.

Seperti ada satu daerah dengan jumlah penduduk 5 juta memiliki 20 kursi. Sementara itu, ada daerah yang penduduknya 2,5 juta, tetapi hanya ada 3 kursi. Namun, dalam penataan sekarang kata Lukman, hampir mustahil untuk mengurangi jumlah kursi yang ada di satu provinsi. Hal itu terjadi karena masyarakat dan elite politik di sana pastinya menolak.

Dengan adanya pengurangan kursi, maka hal itu akan berimbas pada berkurangnya jumlah wakil rakyat yang memperjuangkan aspirasi rakyat di daerah tersebut. “Jadi, penambahan kursi itu tidak masalah karena kalau melihat penambahan jumlah penduduk, itu wajar. Kalau penambahan anggota DPR membebani anggaran, potong saja gaji anggota DPR, itu tidak masalah,” jelas Lukman.

Sebelumnya, Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu dan pemerintah sepakat menambah kursi DPR dan DPRD. “Itu sejalan dengan penambahan jumlah penduduk di sejumlah dapil dan lahirnya DOB, yaitu Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara),” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top