Industri & Perdagangan

Kunjungan Wisatawan Arab Ke Surabaya Tak Dibatasi

JAKARTA-Indonesia memutuskan lima kota tidak dibatasi untuk dikunjungi wisatawan dari Saudi Arabia, antara lain, Jakarta, Surabaya, Bali, Makassar dan Medan. “Berikutnya adalah kita menambah tiga kota untuk dikunjungi selama tujuh kali satu hari yaitu Solo, Balikpapan dan Palembang. kita akan mendapat satu kota tambahan di sana. Konsen saya adalah bagaimana mendapatkan unlimited yang di Jeddah dan Madinah,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Jumat, (3/3/2017).

Menurut Budi, hal itu penting karena dibutuhkan banyak penerbangan untuk haji dan umroh karena minat muslim Indonesia untuk berwisata rohani dan naik haji juga sangat tinggi. Karena itu, maskapai penerbangan Indonesia akan menambah frekuensi penerbangan dari Jakarta ke Jeddah dan Madinah dalam dua bulan ke depan, paling sedikit 40 penerbangan dalam seminggu. “Ini merupakan upaya yang intensif kerja sama antara aviasi dari Indonesia dan Arab Saudi,” ujarnya

Budi mengatakan, selama ini penerbangan dari Indonesia ke Saudi hanya 29 slot, namun ke depan akan dibebaskan atau tidak terbatas. “Paling tidak bisa 40 flight (penerbangan) satu minggu,” ujar Budi.

Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia menghasilkan 11 kesepakatan yang ditandatangani kedua negara.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menargetkan kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia bisa mendongkrak jumlah wisatawan asal negara tersebut hingga 50 persen. “Kita harapkan dengan kedatangan Raja Salman akan naik 50 persen dari 240.000 pada 2016 menjadi 360.000 pada 2017,” ujarnya di Jakarta, Jumat.

Arief mengatakan, kedatangan Raja Salman bersama rombongannya sejak Rabu (1/3) ke Jakarta dan Bali akan dapat mengiklankan pariwisata Indonesia terutama untuk pasar Timur Tengah. “Raja Salman itu salah satu endorser yang terhebat untuk pasar Timteng. beliau tokoh dan ditokohkan. Sudah seperti itu gratis lagi, kalau untuk orang marketing itu sangat mahal dan itu betul-betul kita promosikan,” ujar Arief.

Ia meyakini dengan hadirnya Raja Salman bersama sekitar 1.500 anggota rombongannya target 50 persen peningkatan wisatawan asal Arab Saudi akan meningkat terutama ke Bali sebagai destinasi yang terkenal. Selama ini untuk mempromosikan pariwisata Indonesia di Timur Tengah, Kementerian Pariwisata memasang iklan di Aljazeera.
“Dengan kedatangan Raja Salman, 50 persen anggaran promosi di Aljazeera kita tarik untuk mengkondisikan kedatangan beliau, seminggu sebelumnya kita sudah promosi besar-besaran baik di dalam maupun di luar negeri. Ini benar-benar harus kita manfaatkan,” tambah dia. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top